Sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, dari ‘Aisyah dan Maimunah radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam jika beliau mandi karena junub, beliau memulai dengan mencuci tangannya.

Kemudian beliau menyiram air pada tangan kanannya, lalu beliau bersihkan kemaluannya dan bagian lain yang kotor dengan tangan kirinya.
Setelah itu beliau berwudhu sebagaimana wudhu yang dilakukan saat hendak shalat.
Kemudian beliau memasukkan jari-jari tangannya ke air, lalu beliau menyela-nyela pangkal rambutnya.
Setelah itu beliau menyiram kepalanya sebanyak tiga cidukan (ukuran satu telapak tangan penuh).
Lalu beliau menyiram air pada anggota badan lainnya.
Terakir beliau mencuci kedua kakinya.
Ketika beliau mandi , beliau menggunakan air sekitar satu sho’ (4 mud). [1 mud = ukuran dua telapak tangan penuh]
Termasuk petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah wajibnya membaca basmalah (ucapan ‘bismillah’) dan berniat saat wudhu. Hal ini termasuk bagian dari mandi. (HR. Bukhari dan Muslim). Yang dimaksud mandi adalah menyiram air ke seluruh anggota tubuh. (HR. Bukhari dan Muslim)
-bersambung pada pembahasan “Mandi yang Diwajibkan”, insya Allah-

Diterjemahkan secara bebas dari Muhadzdzab Zaadul Ma’ad (Ibnul Qayyim), disusun ulang oleh Sa’ad bin ‘Abdurrahman al Hushain, hal. 27-28
Riyadh-KSA, 16th Shafar 1432 H, 20/01/2010

Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel www.remajaislam.com

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

0 Komentar:

Post a Comment

Copyright © 2020.Junedi Ubaidilllah. Powered by Blogger.

Jumlah Pengunjung

Blog Archive

Anda Pengunjung Online

Followers