Social Icons

Sunday, May 15, 2011

Free Ebook : Download Kamus Lisanul ‘Arob Karya Ibnu Manzhur (لسان العرب لابن منظور)


lisanul arab

Alhamdulillah, kesempatan kali ini kembali kami hadirkan untuk Anda sebuah Ebook Kamus Bahasa Arab yang akan sangat berguna bagi Anda -insya Allah- khususnya bagi para penuntut ilmu.
Kamus Lisanul ‘Arob yang ditulis oleh Ibnu Manzhur ini kami hadirkan dalam format PDF yang terdiri dari 2 file :
Bagian Pertama Berisi Cover, Muqoddimah, dan Beberapa Bab Pendahulaun (26 halaman)
Bagian Kedua Berisi bagian Inti dari Kitab (4980 halaman)
Masing-masing berukuran 872 Kb dan 222 Mb
Kitab Aslinya ditebitkan oleh Daarul Ma’arif
Selanjutnya, silakan download pada link berikut:
Bagian Pertama : http://www.archive.org/download/lesana55/lesanap.pdf
Bagian Kedua : http://www.archive.org/download/lesana55/lesana.pdf
Sumber : http://rowea.blogspot.com/2011/04/pdf.html
 Quantcast
Are you bored? Play free casino games from any web browser. Open the online casino link for more.

Text Widget

pagerank checker

JASA SEO CB

free web tools
 

Kalau bukan kalian, Siapa Lagi...?

Syaikh DR.Shalah Budair hafizhullah berkata :
Wahai pemuda Islam!
Bersungguh-sungguhlah dalam menghafal al Quran! Janganlah kalian menjadi lemah dan malas.
... Kalian adalah tulang punggung masa depan dan generasi yang dinanti.
Di saat manusia berlomba untuk dunia dan orang-orang yang berilmu berguguran dan orang-orang bodoh tidak mau belajar, kalau bukan kalian yang berada di atas kebenaran, siapa lagi..?!

Dalam Satu Hati, Tidak ada Dua Cinta.

Syaikh DR.Abdul Aziz Tharifi hafizhullah berkata : Manusia hanya punya satu hati, jika hati itu tersibukkan dengan makhluq, ia akan tersibukkan dari Rabb-nya. @AbdulazizTarifi Dr. Abdul Aziz Tharifi, ulama yang mengampu berbagai majelis di Riyadh Saudi Arabia, Kepala Bidang Riset dan Penelitian Kementerian Urusan Islam, KSA

Istiqomah diatas Amal Sholeh

Syaikh DR.Shalah Budair hafizhullah berkata :
"Allah berfirman, “Apakah kamu tidak melihat orang yang berpaling (dari al Quran)? Dia memberi sedikit lalu menahan sisanya” (An Najm: 33-34).
Makna “menahan sisanya” adalah “memutuskannya”. Maka ayat ini mengandung dorongan untuk tetap konsisten dalam beramal shalih dan celaan bagi orang yang beramal baik kemudian putus atau tidak konsisten"
 
Blogger Templates UA-20150930-3