Diam diam, Aku adalah perempuan yang menyimpan cemburu
Dengar dulu, cemburu tak melulu soal cinta!
Aku cemburu, pada perempuan hebat yang mampu dengan anggun menguasai dirinya sendiri: bertangung jawab terhadap hidupnya tanpa perlu susah payah membuat orang lain mengkhwatirkan keadaannya. Getirnya hidup membuatnya kuat karena seluruh dirinya teruji dengan baik.
Ah, cantik!

Aku cemburu, pada perempuan menyenangkan yang mampu menghadirkan kebahagiaan bagi orang orang disekitarnya
Sikapnya yang santun, senyumnya yang lembut dan pandangannya yang teduh membuat orang lain betah berlama lama duduk disebelahnya. Ah, cantik!
Aku cemburu, pada perempuan perempuan cerdas yang dengan kecerdasannya ia mampu menjadi pelita. Ia tak perlu mengabarkan apa apa pada dunia, karena semesta dengan sendirinya paham bahwa dia menyimpan banyak hal menakjubkan di balik sosoknya yang sederhana. Seperti langit yang tak perlu membuat pengumuman tentang betapa tinginya ia. Ah,cantik!
Aku cemburu, pada perempuan yang pandai menjaga diri dan hatinya. Tak perduli dengan bersama siapa, ia tetap memegang prinsip bahwa kecantikan keindahan fisik dan hatinya hanya untuk suaminya saja
Aku cemburu, pada perempuan yang rela menukar segala mimpinya untuk memenuhi ketaatan pada imamnya
Tangannya cekatan melakukan kebaikan, kakinya sigap melangkah menuju kebaikan dan seluruh dirinya siap menjadi seorang yang mampu menjaga amanah dengan baik
Baginya, menjadi Ibu yang membanggakan jauh lebih membanggakan daripada membuat dirinya bangga untuk menjadi konsumsi pribadi. Ah, cantik!
Aku cemburu, bukan pada dia yang lebih cantik. Tapi pada dia yang menjadi syurga sebelum syurga
:')
@novieoktavia



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

0 Komentar:

Post a Comment

Are you bored? Play free casino games from any web browser. Open the online casino link for more.

Google

Blog Archive

Copyright © 2015.Junedi Ubaidilllah. Powered by Blogger.

Kalau bukan kalian, Siapa Lagi...?

Perjuanganmu dalam membela kebenaran, tidak akan bisa ditempuh kecuali melalui ujian dan gangguan dari manusia. Betapa para Nabi telah dibunuh, seperti halnya Yahya dan Zakaria, terusir seperti halnya Musa, dipenjara seperti halnya Yusuf, dan terasing, diboikot, dan diganggu secara fisik seperti halnya Sayyidul Anbiya’, Muhammad. Barulah kemudian kebenaran menang.

@AbdulazizTarifi
– Dr. Abdul Aziz Tharifi, ulama yang mengampu berbagai majelis di Riyadh Saudi Arabia, Kepala Bidang Riset dan Penelitian Kementerian Urusan Islam, KSA

Social Icons

Followers

Google+ Followers

Social Icons

Pengunjung

Follow by Email

Social Icons

Pengumuman

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.Segala Puji Hanya Milik Allah Subhanahu Wata'ala. Seluruh artikel,video dan lainnya pada blog ini di perbolehkan di sebarluaskan dengan tetap memperhatikan amanah ilmiah dan menyebutkan sumbernya. Jazaakumullahu khoiron

Free Visitor Counter

Popular Posts

Unordered List

Link

http://tentarakecilku.blogspot.com/

Pengunjung online