Pertanyaan:
Apakah hadits berikut ini shahih? Jika benar bahwa hadits ini shahih, maka kami memohon penjelasan tentang hadits tersebut dari anda wahai Syaikh. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
الرجلَ ليعمل الزمنَ الطويلَ بعمل أهلِ الجنَّةِ ، ثم يُختَمُ له عملُه بعمل أهلِ النَّارِ ، و إنَّ الرجلَ لَيعمل الزمنَ الطويلَ بعملِ أهلِ النَّارِ ثم يُختَمُ [ له ] عملُه بعمل أهلِ الجنَّةِ
Ada seseorang yang ia sungguh telah beramal dengan amalan penghuni surga dalam waktu yang lama, kemudian ia menutup hidupnya dengan amalan penghuni neraka. Dan ada seseorang yang ia sungguh telah beramal dengan amalan penghuni neraka dalam waktu yang lama, lalu ia menutup hidupnya dengan amalan penghuni surga
Syaikh Abdul Aziz bin Baz menjawab:


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Ustaimin rahimahullah
Pertanyaan:
Apa yang harus dilakukan orang yang hendak berkurban, andai ia telah memotong rambut dan kukunya?
Jawaban:
Jika orang yang ingin berkurban, memotong rambut, kuku atau kulitnya maka ia wajib bertaubat kepada Allah, tidak boleh mengulangi perbuatan ini, tidak ada kewajiban bayar kafarah dan pelanggaran ini tidak menghalanginya untuk tetap berkurban, sebagaimana sangkaan sebagian masyarakat awam (bahwa orang yang telah potong kuku rambut tidak boleh berkurban).


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Baiknya meminta doa itu dengan kalimat yang singkat namun syarat makna. Karena memberikan rincian detail dalam doa termasuk berlebihan dalam berdoa.

Ada beberapa bentuk berlebihan dalam doa yang disebutkan oleh para ulama di antaranya sebagai berikut.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Qurban untuk Ortu yang Pikun
Ibu sy sdh pikun, msh punya tabungan dan cukup u qurban. Sah nggak kalo sy anaknya ngeluarin uang dr ibu u qurban a.n beliau?
Jawab:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,
Ulama berbeda pendapat, apakah sohibul qurban disyaratkan harus dalam kondisi baligh dan berakal, ataukah tidak?
Disebutkan dalam Ensiklopedi Fiqh,
الشرطان الرابع والخامس: البلوغ والعقل، وهذان الشرطان اشترطهما محمد وزفر، ولم يشترطهما أبو حنيفة وأبو يوسف، فعندهما تجب التضحية في مال الصبي والمجنون إذا كانا موسرين
Syarat qurban keempat dan kelima, baligh dan berakal. Dua syarat ini merupakan pendapat Muhammad bin Hasan dan Zufar. Sementara Abu Hanifah dan Abu Yusuf tidak mensyaratkan harus baligh dan berakal. Menurut mereka (Abu Hanifah dan Abu Yusuf), wajib qurban untuk harta anak kecil dan orang gila, jika keduanya memiliki kelonggaran.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Fatwa Samahatusy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah
Pertanyaan:
Jika seseorang shalat lalu dia lupa duduk tahiyyat awal kemudian ia langsung berdiri dan bertakbir (raka’at ke tiga) setelah itu baru teringat. Apakah dia harus kembali duduk untuk tasyahhud ataukah terus menyempurnakan dua rakaat (yang tersisa)?
Jawaban:
Jika seorang imam atau orang yang shalat sendirian meninggalkan duduk tahiyat awal dan tidaklah teringat kecuali setelah berdiri tegak (di rakaat ketiga) maka yang lebih utama hendaknya ia tetap menyempurnakan shalatnya tersebut kemudian sujud sahwi dua kali sebelum salam. Sebagaimana hal ini pernah dilakukan Nabi shallallahu’alaihi wasallam.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
☀ Sungguh Menawan Apa Yang Kubaca Pagi Ini

الأرض لا تنسى جباه الساجدين •••
Bumi takkan lupa dengan dahi orang² yang bersujud •••
والليل لا ينسى انين العابدين •••
Malam takkan alpa dari rintihan orang² yang beribadah•••
والخد لا ينسى دموع التائبين•••
Bahkan pipi sekalipun takkan lupa dengan air mata orang² yang bertaubat •••
والله يعلم اننا رغم المعاصي مؤمنين•••
Allâh mengetahui meski kita banyak bermaksiat, namun kita tetap orang² yang beriman•••
والعمر يمضي في عجل•••
Usia itu akan berlalu dengan segera •••


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
ﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ
💬 Al-‘Allâmah Ibnu ‘Utsaimîn رحمه الله pernah ditanya :
ﻣﺎ ﺣﻜﻢ ﻣﻦ ﻳﺴﻤﻲ” ﺍﻟﻤﻨﻬﺞ ﺍﻟﺴﻠﻔﻲ” ﺑـ ” ﺍﻟﻤﻨﻬﺞ ﺍﻟﺘﻠﻔﻲ ” ﻭﺍﻟﻌﻴﺎﺫ ﺑﺎﻟﻠﻪ – ؟
Apa hukum orang yang menamakan manhaj salafi dengan manhaj talafi (talafi = perusak), -hanya kepada Allâhlah kita berlindung-?
Al-‘Allâmah Ibnu Utsaimîn rahimahullâhu menjawab :
ﺣﻜﻤﻪ ﺃﻧﻪ ﻫﻮ ﺍﻟﺘﺎﻟﻒ ، ﻭﺃﻧﺖ ﻻ ﺗﺴﺘﻐﺮﺏ – ﻳﺎ ﺃﺧﻲ – ﺃﻥ ﻳﻠﻘﺐ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺨﻴﺮ ﺑﺄﻟﻘﺎﺏ ﺍﻟﺴﻮﺀ ،
Hukumnya, dia sendiri yang talif (perusak). Anda tidak usah heran wahai saudaraku, dengan adanya fenomena orang² baik yang dilabeli dengan label buruk…
ﺃﻟﻢ ﺗﻌﻠﻢ ﺃﻥ ﺍﻷﻧﺒﻴﺎﺀ ﻭﺻﻔﻮﺍ ﺑﺄﻧﻬﻢ ﺳﺤﺮﺓ ﻭﻣﺠﺎﻧﻴﻦ ؟ !! ﻗﻞ ﻧﻌﻢ ﺃﻭ ﻻ ؟
Bukankah anda tahu, bahwa para Nabi saja, disifati sebagai tukang sihir dan orang gila. Iya atau tidak?
ﺍﻟﺴﺎﺋﻞ : ﻧﻌﻢ
Penanya : Iya
. ﺍﻟﺸﻴﺦ : ﻧﻌﻢ ؟ !ﺍﻟﺼﻮﺍﺏ : ﺑﻠﻰ . ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ
Syaikh : Iya? Yang benar adalah memang demikian.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Sejarah itu bagaikan kaca sepion. Saat berkendara, kadang kita perlu melihat ke belakang sebelum menyalip kendaraan yang ada di depan. Begitulah perumpamaan sejarah. Kita perlu mempelajari masa lalu untuk bertolak menjadi pribadi atau komunitas yang lebih baik dari sebelumnya. Bagaimana kemajuan yang dicapai kaum terdahulu, kita tiru dan sempurnakan. Apa yang membuat umat dan bangsa masa lalu runtuh, kita hindari agar tidak terjatuh di lubang yang sama.
Dalam remah-remah sejarah, ada nilai dan moral. Yang mengandung hikmah dan pelajaran. Demikian juga kehidupan masayarakat Arab pra Islam atau dikenal dengan masyarakat jahiliyah. Ada nilai dan moral yang bisa kita jadikan teladan. Berangkat dari sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
إِنَّمَا بُعِثْتُ ِلأُتَمِّمَ صَالِحَ اْلأَخْلاَقِ.
“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang baik.” (HR. al-Bukhari dan selainnya).
Hadits ini menunjukkan adanya akhlak yang mulia di tengah masyarakat Arab. Tapi tidak sempurna. Apa artinya akhlak mulia itu tanpa peribadatan yang benar. Sehingga Allah mengutus Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menyempurnakan nilai-nilai yang ada di tengah-tengah mereka.
Di antara nilai terpuji di tengah masyarakat jahiliyah adalah cara mereka dalam menokohkan seseorang. Masyarakat jahiliyah mengangkat seseorang menjadi tokoh bukan dari apa yang mereka kumpulkan (al-jam’u), tapi dari apa yang mereka berikan (al-badzlu).


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Ilustrasi
Mertua Tiri Apakah Mahram? Apakah mertua tiri mahram bagi suami/istri anak?
Dari : Ummu Fariq, di Salatiga.
Jawaban :
Bismillah wassholaatuwassalam ála Rasulillah, waba’du.
Sebab mahram ada tiga :
  1. Hubungan kerabat / nasab
  2. Persusuan
  3. Hubungan pernikahan (Mushaharah).
Hubungan kerabat, seperti ayah, kakek; dan seterusnya ke atas, kemudian Ibu, nenek; dan seterusnya ke atas, anak, cucu; dan seterusnya ke bawah, saudara/i ayah ibu (paman dan bibi), lalu anak saudara/i kita; baik seayah, seibu atau sekandung (keponakan).


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more

Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah
Pertanyaan:
Saya mengharapkan faedah dari Anda.
Saya sudah menikah –walhamdulillah– dan memiliki anak. Saya menetap di sebuah kota yang berbeda dengan kota yang ditempati orangtua saya. Jika liburan tiba kami mendatangi kota tersebut. Idul Adha ini saya dan anak-anak juga pergi kesana lima hari sebelum hari ied.
Apakah saya boleh berkurban?
Apakah cukup hanya orangtua yang berkurban pahalanya juga untuk saya, anak-anak saya dan istri saya?
Apa hukum berkurban bagi orang yang mampu? Apakah juga wajib bagi orang yang tidak mampu?
Apakah boleh berhutang untuk berkurban?
-AAS di Rafha’ KSA-


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Menjadi sosok ibu rumah tangga adalah predikat mulia yang disandang seorang wanita ketika telah menikah dan memiliki anak. Banyak wanita yang menginginkan menjadi figur istri sholihah yang selalu bia membahagiakan suami dan anak – anak , mampu mengelola rumah tangga dengan baik sanggup membina hubungan yang harmonis dengan tetangga, memiliki kiprah di masyarakat yang selaras dengan fitrahnya dan segudang obsesi ideal lainnya.
Begitu banyaknya aktivitas positif yang bisa dilakukan seorang wanita meskipun orang memandangnya sebelah mata, “ah“ hanya ibu rumah tangga apa istimewanya?
Jangan apriori dan berpikir negative percayalah anda seorang ibu rumah tangga justru bisa mendulang pahala berlimpah ketika profesi agung ini mampu diembannya dengan baik. Dia bisa memberi manfaat ganda kepada orang lain ketika ia mampu menempatkan dirinya dengan bijak mulai dari menyelesaikan domistik rumah tangga, pelayanan pada suami, mendidik anak, menjadi penggiat dakwah, memiliki skill yang berkaitan dengan kewanitaan, dan lain – lain yang selaras dengan jiwa kewanitaan.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Zaman tempat kita hidup sekarang begitu dinamis. Begitu cepat berubah. Keadaan kemarin sangat berbeda dengan hari ini. Hari ini bisa jauh tertinggal dibanding esok. Tentu, perubahan-perubahan itu berpengaruh terhadap keadaan kita. Seseorang bisa tiba-tiba jadi kaya raya. Bisa juga dari mapan jatuh pailit dan bangkrut. Dampak lainnya juga terjadi pada kondisi hati. Pagi beriman, siapa sangka sore hari menjadi kafir. Pagi kafir, sore hari mendapat hidayah. Dulu, di zaman dimana perubahan dan efek yang ditimbulkannya tidak sedahsyat sekarang, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah berbicara tentang cepatnya perubahan kondisi hati.
لَقَلْبُ ابْنِ آدَمَ أَسْرَعُ تَقَلُّبًا مِنَ الْقِدْرِ إِذَا اسْتَجْمَعَتْ غَلَيَانًا
“Sungguh hati anak Adam itu lebih cepat berubah daripada (getaran) ketel di saat mendidih.” (as-Sunnah oleh Ibnu Abi Ashim, No: 182).
Perhatikanlah teko saat air di dalamnya mencapai titik didih. Tutupnya bergetar. Bergeser dari posisinya semula. Uap air yang bergemuruh membuatnya bergetar. Bergerak dan terus berubah. Kondisi hati manusia lebih cepat lagi berubahnya dari keadaan tersebut.
Ada sebuah kisah yang menunjukkan betapa hati itu sangat mungkin berubah. Dalam Tarikh Dimasyq No. 74431, Ibnu Asakir meriwayatkan sebuah kisah:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengirim surat kepada penguasa Kerajaan Ghassan, Jabalah bin al-Iham (al-Ayham) mendakwahkan Islam kepadanya. Jabalah menyambut seruan itu dan memeluk Islam. Ia membalas surat Rasulullah, berisikan pernyataan keislamannya. Tak lupa sebagai penghormatan, ia bawakan hadiah untuk beliau. Jabalah pun menjalankan keislamannya. Dan hidup sebagai seorang muslim.
Dalam riwayat al-Waqidi, Jabalah turut serta dalam Perang Yarmuk di barisan orang-orang Romawi. Setelah itu ia memeluk Islam di masa Umar bin al-Khattab.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Jika shalat ada rukun, sunnah dan pembatalnya, tauhid juga ada ada pembatalnya yang bisa mengeluarkan seseorang dari keIslamannya. Perlu diketahui juga bahwa tauhid juga bisa berkurang dan bertambah. Selama ini mungkin kita memahami permasalahan tauhid adalah tentang syirik dan jangan menyembah berhala saja, ternyata pembahasan tauhid sangat luas. Semoga bisa memberikan motivasi kepada kita agar lebih bersemangat lagi belajar tauhid.
Prof. Abdullah Al-Jibrin Menjelaskan,
ﻓﻤﻨﻘﺼﺎﺕ ﺍﻟﺘﻮﺣﻴﺪ : ﻫﻲ ﺍﻷﻣﻮﺭ ﺍﻟﺘﻲ ﺗﻨﺎﻓﻲ ﻛﻤﺎﻝ ﺍﻟﺘﻮﺣﻴﺪ ﻭﻻ ﺗﻨﻘﻀﻪ ﺑﺎﻟﻜﻠﻴﺔ… ﻭﻫﻲ ﺍﻟﻤﻌﺎﺻﻲ ﺍﻟﺘﻲ ﻻ ﺗﺼﻞ ﺇﻟﻰ ﺩﺭﺟﺔ ﺍﻟﺸﺮﻙ ﺍﻷﻛﺒﺮ ﺃﻭ ﺍﻟﻜﻔﺮ ﺍﻷﻛﺒﺮ ﺃﻭ ﺍﻟﻨﻔﺎﻕ ﺍﻷﻛﺒﺮ
“Pengurang tauhid adalah perkara-perkara yang bisa menafikan kesempurnaan tauhid dan tidak membatalkan secara keseluruhan …  yaitu maksiat (syirik termasuk maksiat) yang tidak sampai pada derajat syirik akbar, kufur akbar dan nifaq akbar” (Lihat Tashil Al-Aqidah  islamiyah)
Jadi jika:
1. Tauhid batal : pelakunya bisa terancam keluar dari Islam
2. Tauhidnya berkurang dari kesempurnaan: maka akan mengurangi kesempatan untuk masuk surga tanpa hisab dan tanpa adzab yang merupakan buah dari kesempurnaan tauhid
Tentu kita semua sangat ingin masuk surga tanpa hisab dan tanpa adzab kan?


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more

Satu hal yang harus selalu senantiasa ada dalam hati kita adalah bahwa semua pencapaian-pencapaian yang bisa kita raih itu sejatinya semua anugerah Allah. Jangan sampai seorang muslim seperti Qarun, yang ketika ia memiliki kekayaan yang memukau manusia dan ia ditanya mengapa ia bisa seperti ini, jawaban Qarun: “Aku bisa seperti ini karena ilmuku, karena usahaku(Qs. Al Qashash: 78). Maka kita hendaklah selalu ingat kepada Allah, Alhamdulillahilladzi bini’matihi tatimussholihat, bahwa apa-apa yang kita peroleh semua atas kehendak Allah.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam merupakan makhluk paling mulia, manusia paling indah yang pernah menginjakkan kaki dibumi bahkan melakukan sholat sampai kakinya bengkak. Ketika ditanya oleh Aisyah radhiyallahu ta’alaWahai Rasul, dosamu semua telah diampuni, yang lalu dan yang akan datang. Tapi mengapa engkau masih sholat sampai kakimu bengkak?”. Jawaban Rasulullah “Apakah tidak pantas aku sebagai hamba yang mensyukuri nikmat Allah?(HR. Bukhari – Muslim).
Allah berfirman (yang artinya), “Aku tidak Menciptakan Jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku” (QS. Adz-Zariyat : 56).


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Are you bored? Play free casino games from any web browser. Open the online casino link for more.

Google

Blog Archive

Copyright © 2015.Junedi Ubaidilllah. Powered by Blogger.

Kalau bukan kalian, Siapa Lagi...?

Perjuanganmu dalam membela kebenaran, tidak akan bisa ditempuh kecuali melalui ujian dan gangguan dari manusia. Betapa para Nabi telah dibunuh, seperti halnya Yahya dan Zakaria, terusir seperti halnya Musa, dipenjara seperti halnya Yusuf, dan terasing, diboikot, dan diganggu secara fisik seperti halnya Sayyidul Anbiya’, Muhammad. Barulah kemudian kebenaran menang.

@AbdulazizTarifi
– Dr. Abdul Aziz Tharifi, ulama yang mengampu berbagai majelis di Riyadh Saudi Arabia, Kepala Bidang Riset dan Penelitian Kementerian Urusan Islam, KSA

Social Icons

Followers

Google+ Followers

Social Icons

Pengunjung

Follow by Email

Social Icons

Pengumuman

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.Segala Puji Hanya Milik Allah Subhanahu Wata'ala. Seluruh artikel,video dan lainnya pada blog ini di perbolehkan di sebarluaskan dengan tetap memperhatikan amanah ilmiah dan menyebutkan sumbernya. Jazaakumullahu khoiron

Free Visitor Counter

Popular Posts

Unordered List

Link

http://tentarakecilku.blogspot.com/

Pengunjung online