Sebagian orang mengira bahwa untuk menjadi orang besar itu harus selalu menang, dan terdepan.
Namun tahukah anda bahwa sejatinya pola pikir di atas adalah cermin kerdilnya seseorang ?
Orang besar itu merendah ketika menang, berbesar hati ketika kalah, dan merangkul ketika behasil, memaafkan ketika disakiti, dan melupakan kesalahan orang.
Andai anda hanya mau bersatu dengan saudara anda bila seluruh hak anda telah diberikan, dan pelaku kesalahan mengakui kesalahannya, niscaya persatuan hanya akan ada dalam impian anda, alias anda tidak akan pernah bisa bersatu dengan siapapun kecuali dengan diri anda sendiri. Karena ternyata anda sendiri juga berlumuran dengan banyak kesalahan sebagaimana orang lain, sampaipun istri anda juga belepotan dengan kekurangan.
Coba anda camkan; mengapa Al Hasan cucu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dijuluki sebagai pemimpin ummat, padahal ia pada akhir hayatnya justru kehilangan status sebagai Khalifah ? Karena dia lebih memilih untuk mengalah, dan menyerahkan khilafah kepada sahabat Mu’awiyah demi tercapainya persatuan ummat.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more

Ini doa yang bagus dihafalkan dan dibaca dalam sujud.

Riyadhus Sholihin, Kitab Al-Adzkar, Bab Keutamaan Dzikir dan Dorongan untuk Berdzikir Hadits #1429
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ -: أَنَّ رَسُولَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – كَانَ يَقُولُ فِي سُجُودِهِ : (( اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ : دِقَّهُ وَجِلَّهُ ، وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ ، وَعَلاَنِيَتَهُ وَسِرَّهُ )) . رَوَاهُ مُسْلِمٌ
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca ketika sujudnya, “ALLOHUMMAGH-FIR LII DZANBII KULLAHU, DIQQOHU WA JILLAHU, WA AWWALAHU WA AAKHIROHU, WA ‘ALAANIYATAHU WA SIRROHU (Artinya: Ya Allah ampunilah seluruh dosaku, yang kecilnya dan besarnya, yang pertamanya dan terakhirnya, yang terang-terangannya dan rahasianya).” (HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 483]

Penjelasan:


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more


Traveloka adalah sebuah online travel agent yang website-nya beralamat di http://www.traveloka.com. Traveloka adalah website pencarian dan pembelian tiket pesawat secara online yang paling besar di Indonesia. Dan produk traveloka yang saya unggulkan adalah tiket pesawat.
Harganya yang sangat murah, bahkan lebih murah dari yang tercantum di website resmi maskapai resmi adalah salah satu faktor yang menyebabkan beberapa orang menganggap Traveloka penipu. Ya saya sempet mikir gitu juga sih.
Tapiii, tau nggak? Sekarang tuh, Traveloka adalah online travel agent terbesar di Indonesia jadi mereka bisa bernegosiasi dan mendapatkan harga khusus dari pihak maskapai penerbangan. Selain itu sistem online yang diterapkan sangatlah menghemat biaya operasional sehingga dapat menekan harga tiket pesawat.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Duduk sambil memeluk lutut, asalnya boleh. Namun ada satu kondisi yang tidak boleh.
Berikut hadits yang membicarakan hal ini disebutkan dalam kitab Riyadhus Sholihin dalam:
Bab 128. Bolehnya Tidur Terlentang Atas Tengkuk Leher, juga Meletakkan Salah Satu Kaki di Atas Kaki yang Lain Selama Tidak Khawatir Terbukanya Aurat, serta Boleh Duduk Bersila atau Sambil Memeluk Lutut

Hadits #822
وَعَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا ، قَالَ : رَأَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – بِفِنَاءِ الكَعْبَةِ مُحْتَبِياً بِيَدَيْهِ هَكَذا ، وَوَصَفَ بِيَدَيْهِ الاحْتِبَاءَ ، وَهُوَ القُرْفُصَاءُ. رواه البخاري
Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Saya melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di halaman Ka’bah sambil duduk ihtiba’ yaitu duduk sambil memeluk lututnya dengan kedua tangannya.” Ibnu Umar menjelaskan dengan kedua tangannya cara duduk ihtiba’ Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu duduk qurfusha’ (duduk dengan lutut diangkat menempel perut, sambil memeluk lutut). (HR. Bukhari) [HR. Bukhari, no. 6272]

Hadits #823
وَعَنْ قَيْلَةَ بنْتِ مَخْرَمَةَ رَضِيَ الله عَنْهَا ، قَالَتْ : رَأَيْتُ النَّبيَّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – وَهُوَ قَاعِدٌ القُرْفُصَاءَ ، فَلَمَّا رَأَيْتُ رسولَ الله المُتَخَشِّعَ في الجِلْسَةِ أُرْعِدْتُ مِنَ الفَرَقِ . رَوَاهُ أَبُوْ دَاوُدَ وَالتِّرْمِذِي
Dari Qailah binti Makhramah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Saya melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau sedang duduk qurfusha’ (sambil memeluk lutut). Setelah saya melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang amat tenang dalam duduknya itu, lalu saya berdebar-debar karena ketakutan-kalau-kalau ada sesuatu yang terjadi.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi) [HR. Abu Daud, no. 4847 dan Tirmidzi, no. 2814. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini dha’if. Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilali mengatakan bahwa hadits ini hasan karena memiliki penguat dari hadits Abu Umamah Al-Haritsi.]


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Siapa itu Sabi’in?
Siapa itu shabi’in? mohon penjelasan.. mengapa mereka bisa masuk surga, sementara orang musyrik tidak?
Jawab:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,
Dalam al-Quran, kata shabi’in disebutkan 3 kali:
[1] Firman Allah di surat al-Baqarah:
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا وَالنَّصَارَى وَالصَّابِئِينَ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَعَمِلَ صَالِحاً فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ
Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS. Al-Baqarah: 62)
[2] Firman Allah di surat al-Maidah:
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا وَالصَّابِئُونَ وَالنَّصَارَى مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَعَمِلَ صَالِحاً فَلا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ
Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, Shabiin dan orang-orang Nasrani, siapa saja (diantara mereka) yang benar-benar saleh, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS. Al-Maidah: 69)


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Sikat Gigi Termasuk Siwak?
Bismillah wassholaatu wassalam ‘ala Rasuulillah, waba’du.
Beberapa hadis menerangkan keutamaan bersiwak, diantaranya sabda Nabi shallallahu’alaihiwasallam berikut ini,
السِّوَاكَ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِّ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ
“Siwak dapat membersihkan mulut dan mendapat keridhaan Rabb.” (HR. Ahmad, Irwaul Ghalil no 66).
Namun timbul pertanyaan, apakah bersiwak yang dimaksud pada hadis ini, harus menggunakan kayu siwak, atau boleh menggunakan benda lain seperti sikat gigi?
Ada dua pendapat ulama dalam hal ini :


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
BERAPA JUMLAH BATU NISAN?
Pertanyaan.
Assalaamualaikum. Saya ada pertanyaan. Berapakah jumlah batu nisan untuk satu jenazah itu? Dua atau satu? Dalam buku mantan kiyai NU Kesalahan Modin Dalam Merawat Jenazah, dikatakan bahwa hadits tentang batu nisan itu dla’if, hlm. 200 – 209. Kata penulis, kuburan raja Fahd di Saudi Arabia tidak diberi batu nisan sama sekali. Penanda batu nisan itu meniru orang kafir. syukron atas jawabannya. dari Suratman – Tuban jawa timur. wassalaamualaikum
Jawaban.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Pernahkah anda mencintai ?? Bila ya, coba tanya mengapa anda mencintai..??
Ada beberapa sebab yang memunculkan cinta di hati…
1. Keelokan jasad.
Bila kita melihat pemandangan yang indah, atau sesuatu yang cantik dan elok, hati kita akan tertambat kepadanya.. Namun akan segera sirna tatkala keelokan itu pudar atau kebosanan menghantui diri…
2. Keindahan agama dan akhlak.
Walaupun wajahnya biasa saja, atau mungkin di bawah nilai 6, namun akhlaknya yang mulia dan agamanya yang kokoh memberi pesona tersendiri…
Cinta ini muncul dari keimanan… Dan ia lebih merekat di hati… Bahkan akan kekal abadi… Berjumpa setelah mati…


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Katanya dengan menikah Allah akan beri kekayaan dan kecukupan. Namun kenapa ada yang menikah tetapi tidak demikian?
Allah Ta’ala berfirman,
وَأَنكِحُوا اْلأَيَامَى مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ اللهُ مِن فَضْلِهِ وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An-Nuur: 32).
Dari ayat di atas, Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata,
اِلْتَمِسُوْا الغِنَى فِي النِّكَاحِ
“Carilah kaya (hidup berkecukupan) dengan menikah.” Umar bin Al-Khattab juga mengatakan semisal itu. (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 5:533)


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Berikut ini penjelasan Al-Allamah Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin rahimahullah dalam Majmu’ Fatawa beliau (2:29,30).
***
Hubungan riya dengan ibadah memiliki tiga bentuk:


Bentuk pertama

Motivasi ibadah seseorang murni agar dilihat manusia. Seperti orang yang melakukan shalat karena ingin dilihat manusia, karena ingin manusia memuji shalatnya. Maka riya jenis ini membatalkan ibadah.


Bentuk kedua

Riya menghampiri di tengah-tengah pelaksanaan ibadah. Yaitu seseorang memulai ibadahnya dengan keikhlasan kemudian ditengah pelaksanaan ibadah terserang riya.
Kasus ini tidak terlepas dari dua keadaan


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Bagi Anda yang tidak mampu beramal dengan harta, Islam yang agung dan penuh rahmat ini masih memberikan niat yang dengannya Anda bisa menyamai orang kaya yang menginfakkan hartanya di jalan Allah.
Renungkanlah potongan sabda Nabi -shollallohu alaihi wasallam- berikut ini:
“Dunia ini, hanya untuk empat orang… (yang kedua:) seorang hamba yang ِAllah beri rezeki ilmu (agama), Dia tidak memberinya harta, namun orang tersebut baik niatnya, ia mengatakan: ‘seandainya aku memiliki harta, tentu aku akan beramal seperti amalnya si fulan’, maka dia (diberi pahala) dengan sebab niatnya, dan pahala keduanya sama.”
Dari sini, kita bisa mengambil 3 pelajaran berharga:
1. Jangan terkecoh dengan harta… dan jangan bersedih karena kurang harta.. karena sebenarnya tanpa harta pun Anda juga bisa mendapatkan pahala seperti pahalanya orang kaya yang menginfakkan hartanya di jalan Allah… Inilah bukti Mahapemurah-nya Allah kepada para hamba-Nya.
2. Tidak perlu iri dengan orang kaya, karena belum tentu kita akan kuat menghadapi fitnah harta, bila ia benar-benar ada di tangan kita.. padahal di sisi lain, tanpa harta pun kita bisa mengimbangi pahala orang kaya itu dari hartanya.
3. Niat adalah sumber pahala yang sangat agung, mudah, dan tanpa modal untuk mendapatkannya… sudah seharusnya kita benar-benar memperhatikannya… sayangnya, kebanyakan orang malah melalaikannya.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Sobat!
Kemaren sebelum anda terlahir, pernahkah anda merasa kawatir atau takut akan kehidupan? Mengapa setelah hidup, kini anda takut akan kematian? Padahal keduanya pasti anda jalani tanpa ada kesempatan menunda atau menghindar.

Barang kali anda berkata: karena dosa dosa saya banyak, sedang amal ibadah saya sedikit.
Betul, tapi apakah itu semua bsa menunda kematian atau menghalanginya ? Tentu saja tidak, mati pasti menghampiri, jadi tidak ada pilihan bagi anda kecuali menghadapinya dan mempersiapkan diri untuk menghadapi.ya.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Sebuah pertanyaan diajukan kepada Al-Allamah Muhammad Shalih Al-’Utsaimin rahimahullah.
Pertanyaan:
Ketika wanita mukminah meninggal sementara belum menikah, apakah tempat kembalinya kelak di surga? Karena seorang mukminah yang meninggal dan telah bersuami maka
kelak akan bersama suaminya di surga. Namun jika ia pernah menikah dua kali, maka wanita tersebut diberi pilihan untuk memilih salah satu diantaranya. Bagaimana dengan wanita yang belum menikah?
Jawaban:


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah
Pertanyaan:
Apakah diperbolehkan menghentikan (pembayaran) listrik (PLN) atau air (PDAM) di negera kafir dengan tujuan melemahkan mereka. Patut diketahui negara telah mengambil pajak dariku secara paksa dan dzalim.
Jawaban:
Tidak boleh. Karena perbuatan ini termasuk memakan harta orang lain dengan cara yang bathil. (Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, 23:441)
Pertanyaan:


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Pertanyaan:
Apakah hadits berikut ini shahih? Jika benar bahwa hadits ini shahih, maka kami memohon penjelasan tentang hadits tersebut dari anda wahai Syaikh. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
الرجلَ ليعمل الزمنَ الطويلَ بعمل أهلِ الجنَّةِ ، ثم يُختَمُ له عملُه بعمل أهلِ النَّارِ ، و إنَّ الرجلَ لَيعمل الزمنَ الطويلَ بعملِ أهلِ النَّارِ ثم يُختَمُ [ له ] عملُه بعمل أهلِ الجنَّةِ
Ada seseorang yang ia sungguh telah beramal dengan amalan penghuni surga dalam waktu yang lama, kemudian ia menutup hidupnya dengan amalan penghuni neraka. Dan ada seseorang yang ia sungguh telah beramal dengan amalan penghuni neraka dalam waktu yang lama, lalu ia menutup hidupnya dengan amalan penghuni surga
Syaikh Abdul Aziz bin Baz menjawab:


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Ustaimin rahimahullah
Pertanyaan:
Apa yang harus dilakukan orang yang hendak berkurban, andai ia telah memotong rambut dan kukunya?
Jawaban:
Jika orang yang ingin berkurban, memotong rambut, kuku atau kulitnya maka ia wajib bertaubat kepada Allah, tidak boleh mengulangi perbuatan ini, tidak ada kewajiban bayar kafarah dan pelanggaran ini tidak menghalanginya untuk tetap berkurban, sebagaimana sangkaan sebagian masyarakat awam (bahwa orang yang telah potong kuku rambut tidak boleh berkurban).


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Baiknya meminta doa itu dengan kalimat yang singkat namun syarat makna. Karena memberikan rincian detail dalam doa termasuk berlebihan dalam berdoa.

Ada beberapa bentuk berlebihan dalam doa yang disebutkan oleh para ulama di antaranya sebagai berikut.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Qurban untuk Ortu yang Pikun
Ibu sy sdh pikun, msh punya tabungan dan cukup u qurban. Sah nggak kalo sy anaknya ngeluarin uang dr ibu u qurban a.n beliau?
Jawab:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,
Ulama berbeda pendapat, apakah sohibul qurban disyaratkan harus dalam kondisi baligh dan berakal, ataukah tidak?
Disebutkan dalam Ensiklopedi Fiqh,
الشرطان الرابع والخامس: البلوغ والعقل، وهذان الشرطان اشترطهما محمد وزفر، ولم يشترطهما أبو حنيفة وأبو يوسف، فعندهما تجب التضحية في مال الصبي والمجنون إذا كانا موسرين
Syarat qurban keempat dan kelima, baligh dan berakal. Dua syarat ini merupakan pendapat Muhammad bin Hasan dan Zufar. Sementara Abu Hanifah dan Abu Yusuf tidak mensyaratkan harus baligh dan berakal. Menurut mereka (Abu Hanifah dan Abu Yusuf), wajib qurban untuk harta anak kecil dan orang gila, jika keduanya memiliki kelonggaran.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Fatwa Samahatusy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah
Pertanyaan:
Jika seseorang shalat lalu dia lupa duduk tahiyyat awal kemudian ia langsung berdiri dan bertakbir (raka’at ke tiga) setelah itu baru teringat. Apakah dia harus kembali duduk untuk tasyahhud ataukah terus menyempurnakan dua rakaat (yang tersisa)?
Jawaban:
Jika seorang imam atau orang yang shalat sendirian meninggalkan duduk tahiyat awal dan tidaklah teringat kecuali setelah berdiri tegak (di rakaat ketiga) maka yang lebih utama hendaknya ia tetap menyempurnakan shalatnya tersebut kemudian sujud sahwi dua kali sebelum salam. Sebagaimana hal ini pernah dilakukan Nabi shallallahu’alaihi wasallam.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
☀ Sungguh Menawan Apa Yang Kubaca Pagi Ini

الأرض لا تنسى جباه الساجدين •••
Bumi takkan lupa dengan dahi orang² yang bersujud •••
والليل لا ينسى انين العابدين •••
Malam takkan alpa dari rintihan orang² yang beribadah•••
والخد لا ينسى دموع التائبين•••
Bahkan pipi sekalipun takkan lupa dengan air mata orang² yang bertaubat •••
والله يعلم اننا رغم المعاصي مؤمنين•••
Allâh mengetahui meski kita banyak bermaksiat, namun kita tetap orang² yang beriman•••
والعمر يمضي في عجل•••
Usia itu akan berlalu dengan segera •••


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
ﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ
💬 Al-‘Allâmah Ibnu ‘Utsaimîn رحمه الله pernah ditanya :
ﻣﺎ ﺣﻜﻢ ﻣﻦ ﻳﺴﻤﻲ” ﺍﻟﻤﻨﻬﺞ ﺍﻟﺴﻠﻔﻲ” ﺑـ ” ﺍﻟﻤﻨﻬﺞ ﺍﻟﺘﻠﻔﻲ ” ﻭﺍﻟﻌﻴﺎﺫ ﺑﺎﻟﻠﻪ – ؟
Apa hukum orang yang menamakan manhaj salafi dengan manhaj talafi (talafi = perusak), -hanya kepada Allâhlah kita berlindung-?
Al-‘Allâmah Ibnu Utsaimîn rahimahullâhu menjawab :
ﺣﻜﻤﻪ ﺃﻧﻪ ﻫﻮ ﺍﻟﺘﺎﻟﻒ ، ﻭﺃﻧﺖ ﻻ ﺗﺴﺘﻐﺮﺏ – ﻳﺎ ﺃﺧﻲ – ﺃﻥ ﻳﻠﻘﺐ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺨﻴﺮ ﺑﺄﻟﻘﺎﺏ ﺍﻟﺴﻮﺀ ،
Hukumnya, dia sendiri yang talif (perusak). Anda tidak usah heran wahai saudaraku, dengan adanya fenomena orang² baik yang dilabeli dengan label buruk…
ﺃﻟﻢ ﺗﻌﻠﻢ ﺃﻥ ﺍﻷﻧﺒﻴﺎﺀ ﻭﺻﻔﻮﺍ ﺑﺄﻧﻬﻢ ﺳﺤﺮﺓ ﻭﻣﺠﺎﻧﻴﻦ ؟ !! ﻗﻞ ﻧﻌﻢ ﺃﻭ ﻻ ؟
Bukankah anda tahu, bahwa para Nabi saja, disifati sebagai tukang sihir dan orang gila. Iya atau tidak?
ﺍﻟﺴﺎﺋﻞ : ﻧﻌﻢ
Penanya : Iya
. ﺍﻟﺸﻴﺦ : ﻧﻌﻢ ؟ !ﺍﻟﺼﻮﺍﺏ : ﺑﻠﻰ . ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ
Syaikh : Iya? Yang benar adalah memang demikian.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Sejarah itu bagaikan kaca sepion. Saat berkendara, kadang kita perlu melihat ke belakang sebelum menyalip kendaraan yang ada di depan. Begitulah perumpamaan sejarah. Kita perlu mempelajari masa lalu untuk bertolak menjadi pribadi atau komunitas yang lebih baik dari sebelumnya. Bagaimana kemajuan yang dicapai kaum terdahulu, kita tiru dan sempurnakan. Apa yang membuat umat dan bangsa masa lalu runtuh, kita hindari agar tidak terjatuh di lubang yang sama.
Dalam remah-remah sejarah, ada nilai dan moral. Yang mengandung hikmah dan pelajaran. Demikian juga kehidupan masayarakat Arab pra Islam atau dikenal dengan masyarakat jahiliyah. Ada nilai dan moral yang bisa kita jadikan teladan. Berangkat dari sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
إِنَّمَا بُعِثْتُ ِلأُتَمِّمَ صَالِحَ اْلأَخْلاَقِ.
“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang baik.” (HR. al-Bukhari dan selainnya).
Hadits ini menunjukkan adanya akhlak yang mulia di tengah masyarakat Arab. Tapi tidak sempurna. Apa artinya akhlak mulia itu tanpa peribadatan yang benar. Sehingga Allah mengutus Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menyempurnakan nilai-nilai yang ada di tengah-tengah mereka.
Di antara nilai terpuji di tengah masyarakat jahiliyah adalah cara mereka dalam menokohkan seseorang. Masyarakat jahiliyah mengangkat seseorang menjadi tokoh bukan dari apa yang mereka kumpulkan (al-jam’u), tapi dari apa yang mereka berikan (al-badzlu).


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Ilustrasi
Mertua Tiri Apakah Mahram? Apakah mertua tiri mahram bagi suami/istri anak?
Dari : Ummu Fariq, di Salatiga.
Jawaban :
Bismillah wassholaatuwassalam ála Rasulillah, waba’du.
Sebab mahram ada tiga :
  1. Hubungan kerabat / nasab
  2. Persusuan
  3. Hubungan pernikahan (Mushaharah).
Hubungan kerabat, seperti ayah, kakek; dan seterusnya ke atas, kemudian Ibu, nenek; dan seterusnya ke atas, anak, cucu; dan seterusnya ke bawah, saudara/i ayah ibu (paman dan bibi), lalu anak saudara/i kita; baik seayah, seibu atau sekandung (keponakan).


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more

Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah
Pertanyaan:
Saya mengharapkan faedah dari Anda.
Saya sudah menikah –walhamdulillah– dan memiliki anak. Saya menetap di sebuah kota yang berbeda dengan kota yang ditempati orangtua saya. Jika liburan tiba kami mendatangi kota tersebut. Idul Adha ini saya dan anak-anak juga pergi kesana lima hari sebelum hari ied.
Apakah saya boleh berkurban?
Apakah cukup hanya orangtua yang berkurban pahalanya juga untuk saya, anak-anak saya dan istri saya?
Apa hukum berkurban bagi orang yang mampu? Apakah juga wajib bagi orang yang tidak mampu?
Apakah boleh berhutang untuk berkurban?
-AAS di Rafha’ KSA-


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Menjadi sosok ibu rumah tangga adalah predikat mulia yang disandang seorang wanita ketika telah menikah dan memiliki anak. Banyak wanita yang menginginkan menjadi figur istri sholihah yang selalu bia membahagiakan suami dan anak – anak , mampu mengelola rumah tangga dengan baik sanggup membina hubungan yang harmonis dengan tetangga, memiliki kiprah di masyarakat yang selaras dengan fitrahnya dan segudang obsesi ideal lainnya.
Begitu banyaknya aktivitas positif yang bisa dilakukan seorang wanita meskipun orang memandangnya sebelah mata, “ah“ hanya ibu rumah tangga apa istimewanya?
Jangan apriori dan berpikir negative percayalah anda seorang ibu rumah tangga justru bisa mendulang pahala berlimpah ketika profesi agung ini mampu diembannya dengan baik. Dia bisa memberi manfaat ganda kepada orang lain ketika ia mampu menempatkan dirinya dengan bijak mulai dari menyelesaikan domistik rumah tangga, pelayanan pada suami, mendidik anak, menjadi penggiat dakwah, memiliki skill yang berkaitan dengan kewanitaan, dan lain – lain yang selaras dengan jiwa kewanitaan.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Zaman tempat kita hidup sekarang begitu dinamis. Begitu cepat berubah. Keadaan kemarin sangat berbeda dengan hari ini. Hari ini bisa jauh tertinggal dibanding esok. Tentu, perubahan-perubahan itu berpengaruh terhadap keadaan kita. Seseorang bisa tiba-tiba jadi kaya raya. Bisa juga dari mapan jatuh pailit dan bangkrut. Dampak lainnya juga terjadi pada kondisi hati. Pagi beriman, siapa sangka sore hari menjadi kafir. Pagi kafir, sore hari mendapat hidayah. Dulu, di zaman dimana perubahan dan efek yang ditimbulkannya tidak sedahsyat sekarang, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah berbicara tentang cepatnya perubahan kondisi hati.
لَقَلْبُ ابْنِ آدَمَ أَسْرَعُ تَقَلُّبًا مِنَ الْقِدْرِ إِذَا اسْتَجْمَعَتْ غَلَيَانًا
“Sungguh hati anak Adam itu lebih cepat berubah daripada (getaran) ketel di saat mendidih.” (as-Sunnah oleh Ibnu Abi Ashim, No: 182).
Perhatikanlah teko saat air di dalamnya mencapai titik didih. Tutupnya bergetar. Bergeser dari posisinya semula. Uap air yang bergemuruh membuatnya bergetar. Bergerak dan terus berubah. Kondisi hati manusia lebih cepat lagi berubahnya dari keadaan tersebut.
Ada sebuah kisah yang menunjukkan betapa hati itu sangat mungkin berubah. Dalam Tarikh Dimasyq No. 74431, Ibnu Asakir meriwayatkan sebuah kisah:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengirim surat kepada penguasa Kerajaan Ghassan, Jabalah bin al-Iham (al-Ayham) mendakwahkan Islam kepadanya. Jabalah menyambut seruan itu dan memeluk Islam. Ia membalas surat Rasulullah, berisikan pernyataan keislamannya. Tak lupa sebagai penghormatan, ia bawakan hadiah untuk beliau. Jabalah pun menjalankan keislamannya. Dan hidup sebagai seorang muslim.
Dalam riwayat al-Waqidi, Jabalah turut serta dalam Perang Yarmuk di barisan orang-orang Romawi. Setelah itu ia memeluk Islam di masa Umar bin al-Khattab.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Jika shalat ada rukun, sunnah dan pembatalnya, tauhid juga ada ada pembatalnya yang bisa mengeluarkan seseorang dari keIslamannya. Perlu diketahui juga bahwa tauhid juga bisa berkurang dan bertambah. Selama ini mungkin kita memahami permasalahan tauhid adalah tentang syirik dan jangan menyembah berhala saja, ternyata pembahasan tauhid sangat luas. Semoga bisa memberikan motivasi kepada kita agar lebih bersemangat lagi belajar tauhid.
Prof. Abdullah Al-Jibrin Menjelaskan,
ﻓﻤﻨﻘﺼﺎﺕ ﺍﻟﺘﻮﺣﻴﺪ : ﻫﻲ ﺍﻷﻣﻮﺭ ﺍﻟﺘﻲ ﺗﻨﺎﻓﻲ ﻛﻤﺎﻝ ﺍﻟﺘﻮﺣﻴﺪ ﻭﻻ ﺗﻨﻘﻀﻪ ﺑﺎﻟﻜﻠﻴﺔ… ﻭﻫﻲ ﺍﻟﻤﻌﺎﺻﻲ ﺍﻟﺘﻲ ﻻ ﺗﺼﻞ ﺇﻟﻰ ﺩﺭﺟﺔ ﺍﻟﺸﺮﻙ ﺍﻷﻛﺒﺮ ﺃﻭ ﺍﻟﻜﻔﺮ ﺍﻷﻛﺒﺮ ﺃﻭ ﺍﻟﻨﻔﺎﻕ ﺍﻷﻛﺒﺮ
“Pengurang tauhid adalah perkara-perkara yang bisa menafikan kesempurnaan tauhid dan tidak membatalkan secara keseluruhan …  yaitu maksiat (syirik termasuk maksiat) yang tidak sampai pada derajat syirik akbar, kufur akbar dan nifaq akbar” (Lihat Tashil Al-Aqidah  islamiyah)
Jadi jika:
1. Tauhid batal : pelakunya bisa terancam keluar dari Islam
2. Tauhidnya berkurang dari kesempurnaan: maka akan mengurangi kesempatan untuk masuk surga tanpa hisab dan tanpa adzab yang merupakan buah dari kesempurnaan tauhid
Tentu kita semua sangat ingin masuk surga tanpa hisab dan tanpa adzab kan?


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more

Satu hal yang harus selalu senantiasa ada dalam hati kita adalah bahwa semua pencapaian-pencapaian yang bisa kita raih itu sejatinya semua anugerah Allah. Jangan sampai seorang muslim seperti Qarun, yang ketika ia memiliki kekayaan yang memukau manusia dan ia ditanya mengapa ia bisa seperti ini, jawaban Qarun: “Aku bisa seperti ini karena ilmuku, karena usahaku(Qs. Al Qashash: 78). Maka kita hendaklah selalu ingat kepada Allah, Alhamdulillahilladzi bini’matihi tatimussholihat, bahwa apa-apa yang kita peroleh semua atas kehendak Allah.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam merupakan makhluk paling mulia, manusia paling indah yang pernah menginjakkan kaki dibumi bahkan melakukan sholat sampai kakinya bengkak. Ketika ditanya oleh Aisyah radhiyallahu ta’alaWahai Rasul, dosamu semua telah diampuni, yang lalu dan yang akan datang. Tapi mengapa engkau masih sholat sampai kakimu bengkak?”. Jawaban Rasulullah “Apakah tidak pantas aku sebagai hamba yang mensyukuri nikmat Allah?(HR. Bukhari – Muslim).
Allah berfirman (yang artinya), “Aku tidak Menciptakan Jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku” (QS. Adz-Zariyat : 56).


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Jika saya sudah melaksanakan shalat dhuha jam 7 di rumah, lalu berangkat ke kantor. Bolehkan saya melakukan shalat dhuha lagi jam 10 ketika jam istirahat sekolah?
Jawab:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,
Kita akan melihat pengertian kata dhuha.
Secara bahasa “Dhuha” artinya sinar matahari dan pagi hari yang mulai memanas. Bisa juga diartikan: “waktu ketika pagi hari yang mulai memanas”. (al-Mu’jamul  Washith, kata: ضحى). Allah menjamin, bahwa Adam selama di surga tidak akan mengalami kepanasan. Allah nyatakan hal ini dalam firman-Nya,
وَأَنَّكَ لَا تَظْمَأُ فِيهَا وَلَا تَضْحَى
Dan selama di surga, kamu tidak akan akan merasa kehausan dan kepanasan. (QS. Thaha: 119)


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Merupakan tindakan yang tidak tepat, anak yang masih kecil dan belum baligh tetapi sudah masuk full pondok pesantren. Artinya terpisah dari orang tuanya terutama ibunya, hanya bertemu ketika liburan akhir semester. Perpisahan ini cukup lama. Hal ini tidak tepat, karena dari sisi syariat dan psikologi anak, tidak membenarkan anak yang masih kecil dan belum baligh terpisah dari orang tuanya.
Anak yang belum baligh sangat butuh perhatian lebih dan kasih sayang. Tentu berbeda dengan kasih sayang dan perhatian yang diberikan oleh para pengajar ustadz dan ustadzah di pondok pesantren. Masa kecil adalah masa berbahagia di mana orang tua perlu sekali membina interaksi dan kenangan yang menyenangkan dengan sang anak agar dekat dengan mereka, sehingga mudah mendidik, membimbing dan memberi nasehat.
Terdapat hadits yang melarang memisahkan Ibu dan anaknya, karena memang kebersamaan ibu sangat penting kedudukannya bagi anak kecil.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Saya pernah mendengar tentang larangan duduk di tempat yg trkena teduh dan sinar matahari. Katanya tempat duduk setan… apakah itu benar? Trim’s
Jawab: 
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du, 
Terdapat beberapa dalil yang menegaskan larangan untuk duduk di tempat yang terkena teduh dan panas. Diantaranya,
Dari Abu Hurairah Radhiyaahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا كَانَ أَحَدُكُمْ فِي الشَّمْسِ فَقَلَصَ عَنْهُ الظِّلُّ، فَصَارَ بَعْضُهُ فِي الشَّمْسِ وَبَعْضُهُ فِي الظِّلِّ فَلْيَقُمْ
Jika kalian berada di tempat yang panas, lalu tiba-tiba bayangan bangunan menutupi kita sebagian sehingga terkena teduh, maka hendaknya dia pindah. (HR. Abu Daud 4823 dan dishahihkan al-Albani)


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Hukum  Mencoret-coret di Mushaf al-Quran
Apa hukum menulis sesuatu di pinggiran mushaf. Misalnya untuk penanda hafalan atau catatan kalimat penting lainnya..
Jawab:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,
Coretan dalam mushaf al-Quran ada 2:
Pertama, coretan yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan al-Qur’an. Seperti orang yang menulis di pinggiran al-Quran catatan utang atau catatan pelajaran umum, atau tulisan lainnya, yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan al-Qur’an.
Tulisan semacam ini dilarang oleh para ulama, karena terhitung bertentang dengan sikap memuliakan al-Quran. Sementara kita diperintahkan untuk memuliakan al-Quran.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Soal:
Mengenai aqiqah untuk anak yang masih hidup, kapan waktu pelaksanaannya yang paling utama?
Syaikh Shalih Al Fauzan menjawab:
الأفضل يوم سابعه، هذا هو الأفضل المنصوص عليه. فإن تأخرت عن ذلك فلا بأس بذلك. ولا حدَّ لآخر وقتها إلا أن بعض أهل العلم يقول: إذا كبر المولود يفوت وقتها، فلا يرى العقيقة عن الكبير، والجمهور على أنه لا مانع من ذلك حتى ولو كبر.
Yang paling utama adalah hari ke tujuh, ini lah yang paling utama sebagaimana yang terdapat dalam nash[1]. Jika ditunda dari hari ke tujuh, maka tidak mengapa. Dan tidak ada batasan akhir usia dibolehkannya menunda aqiqah.
Namun sebagian ulama berpendapat, jika masa kecil sudah dilewati, maka tidak disyariatkan lagi aqiqah untuk orang yang sudah dewasa. Namun jumhur ulama berpendapat bahwa tidak mengapa aqiqah untuk orang yang sudah terlewat masa kecilnya, walaupun ia sudah dewasa.
Sumber: https://ar.islamway.net/fatwa/10873
___
[1] Berdasarkan hadits dari Samurah bin Jundub radhiallahu’anhu, bahwa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
الغلامُ مرتهنٌ بعقيقِته يُذبح عنه يومَ السابعِ، ويسمَّى، ويحلقُ رأسه
Seorang anak itu tergadai dengan aqidahnya, disembelih hewan sembelihan baginya pada hari yang ke tujuh, lalu ia diberi nama dan dicukur kepalanya” (HR. At Tirmidzi no. 1522, ia mengatakan: “hasan shahih”).


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Harian al-Ghad Yordania, edisi 8/12/2014, menukil pernyataan seorang jihadis, Abu Qatadah al-Falisthini, terkait kondisi ISIS :”Tidak ada penuntut ilmu terpuji yang berpihak kepada ISIS, dan yang ada hanyalah kebodohan. Keburukan dan fitnah mereka semakin parah. Dikarenakan mereka itu mengkafirkan[1], membunuh, serta memerangi kaum muslimin dan mujahidin”
Abu Qatadah juga mengatakan : “… mereka pasti akan lenyap, ISIS adalah fitnah…”
Bahkan, sang jihadis Abu Qatadah juga mengatakan : “… mereka bukan termasuk golongan kami, dan kami bukan termasuk golongan mereka”
Terkait pihak-pihak yang kagum terhadap pemikiran ISIS dan operasinya, Abu  Qatadah menuturkan seperti dilansir dalam sumber yang sama :”Orang-orang biasa akan terperdaya oleh kelompok ISIS karena proklamasi khilafah serta pelaksanaan hudud yang mereka terapkan. Namun, semua ini tidak akan membuat orang berakal melupakan dasar pemahaman dan perbuatan yang mereka lakukan.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
BERSYUKUR TIDAK MENJADI PENGANUT SYI’AH
Bermusuhan, membenci, dengki dan hasad merupakan sikap para pemeluk Syiah kepada Sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Empat sikap mereka itu tampak sekali melalui tikaman-tikaman yang mereka lontarkan kepada generasi terbaik umat Islam tersebut, yang memenuhi buku-buku rujukan mereka, baik dari tulisan tokoh agama mereka terdahulu maupun hasil karya panutan mereka sekarang.
Di antara yang mereka yakini adalah Sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjadi kafir dan murtad sepeninggal Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam , kecuali beberapa individu dari mereka saja, sesuai yang termaktub dalam beberapa riwayat dalam referensi-referensi mereka yang paling shahih dan terpercaya menurut mereka.
Al-Kulaini (seorang tokoh agama Syiah masa lalu) meriwayatkan (riwayat dusta) dari Abu Ja’far, bahwa ia mengatakan, “Orang-orang telah menjadi murtad sepeninggal Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , kecuali tiga individu saja”. Aku bertanya, “Siapakah mereka bertiga itu?”. Ia menjawab, “Al-Miqdâd bin al-Aswad, Abu Dzarr dan Salmân al-Fârisi”. [ar-Raudhah dari al-Kâfi 8/245-246].
Dalam al-Ikhtishâsh (hlm.6) karya al-Mufîd (seorang tokoh agama Syiah masa lalu) dari Abdul Malik bin A’yun bahwa ia bertanya dan bertanya kepada Abu ‘Abdillah, sampai Abdul Malik bin A’yun mengatakan, “Jadi, manusia sudah binasa?” Abu Ja’far menjawab, “Ya, demi Allâh! wahai Ibna A’yun. Semua manusia binasa seluruhnya, penduduk Timur dan Barat. Kesesatan telah terbuka bagi mereka. Demi Allâh! mereka telah binasa kecuali tiga orang saja (yaitu) Salmân al-Fârisi, Abu Dzarr dan Miqdâd bin Aswad. Lalu ‘Ammar, Abu Sasân al-Anshâri, Hudzaifah dan Abu ‘Amrah bergabung dengan mereka, sehingga berjumlah tujuh orang (yang selamat)”


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Lupa Belum Sholat Shubuh ketika Waktu Isya’
Fadhilatu Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya tentang seseorang yang terlewat dari sholat shubuh karena udzur syar’i dan lupa belum mengerjakannya, sedangkan ia telah melaksanakan sholat zhuhur, ashar, maghrib, dan isya’, barulah ketika itu ia teringat. Apakah yang wajib ia kerjakan? Apakah sholat dzuhur, ashar, maghrib, dan isya’ yang telah ia kerjakan sah?”

Beliau menjawab, “Jika seseorang terlewat dari sholat shubuh karena udzur sya’I dan lupa belum mengerjakannya, sedangkan ia telah melaksanakan sholat zhuhur, ashar, maghrib, dan isya’, lalu ia ingat belum sholat shubuh, maka ia langsung mengerjakan sholat shubuh dan itu tidak mengapa. Sholat zhuhur, ashar, maghrib, dan isya’ yang telah ia kerjakan sah, karena ia meninggalkan urutan sholat karena lupa. Dan seseorang yang meninggalkan urutan sholat karena lupa maka sholatnya sah.”

(Sumber : Majmu’ Al Fatawa Wa Rasail Fadhilatu Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin, Dikumpulkan oleh Syaikh Fahd bin Nashir As Sulaiman, Cetakan Pertama, 1419 H, Daru Tsurayya lin Nasyr, XII/226).


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

“Saudara yang jika bertemu denganmu senantiasa mengingatkanmu tentang berbagai nikmat ALLAH dan kewajibanmu kepadaNya LEBIH BAIK dibanding saudara yang apabila bertemu denganmu selalu memberikanmu dinar (uang) ke dalam sakumu.”
Tapi harus diakui banyak orang yang lebih suka merapat ke ATM berjalan dibanding bersama teman yang mengungkapkan rasa sayangnya dengan mutiara-mutiara nasehat.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Sakit Sebagai Sebab Tidak Berpuasa
Bismillah. Kita semua telah mengetahui bahwa sakit adalah salah satu sebab seorang muslim boleh tidak berpuasa. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,
فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ
“Barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (QS. Al-Baqarah:185).
Jenis Sakit yang Bisa Menjadi Uzur Tidak Berpuasa
Sakit seperti apakah yang bisa menjadi uzur untuk tidak berpuasa? Semua jenis penyakit atau ada kriteria tertentu? Berikut penjelasan dari Prof. Dr. Sulaiman Ar-Ruhaili -hafizahullah- (guru besar di Fakultas Syariah Universitas Islam Madinah KSA, dan pengajar di masjid Nabawi):


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Mana yang harus didahulukan, mengikuti azan (menjawab azan) ataukah berbuka puasa?
Yang jelas, berbuka puasa dengan segera punya keutamaan sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut.
Dari Sahl bin Sa’ad radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ
“Manusia senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan waktu berbuka.” (Muttafaqun ‘alaih)


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Keutamaan Mengikuti Sholat Tarwih Imam Sampai Selesai

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin mengatakan, “Telah datang hadits dari Nabi shlallallahu ‘alaihi wasallam, bahwasanya beliau bersabda, “
مَنْ قَامَ مَعَ اْلإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ
“Barangsiapa yang mengikuti sholat (tarawih) imam sampai selesai maka ditulis baginya sholat semalam suntuk.”[1]
Ini adalah nikmat yang besar yang tidak selayaknya ditinggalkan oleh seorang muslim. Bahkan seharusnya ia memperhatikannya dan menjaga sholat tarawih bersama imam sejak awal hingga akhirnya.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
“Kehilangan itu jika ada rasa memiliki, takkan kehilangan orang yang tidak memiliki” 
Wanita sebagai istri, memiliki sifat dasar (baik banyak maupun sedikit sifat dasar ini) yaitu mengingkari kebaikan suami. Dalam hadits dijelaskan, jika suaminya telah berbuat baik sepanjang tahun, kemudian ada sedikit saja “sesuatu” yang tidak disukai sang istri, maka istri tersebut akam berkata pada suaminya:
“Aku tidak melihat kebaikan sedikitpun pada mu”.[1]
Ada salah satu tips agar para istri bisa mengurangi sifat dasar ini (namanya sifat dasar, sulit untuk dihilangkan total), yaitu jika bertemu dengan (maaf) seorang janda yang suaminya sudah meninggal secara umum. Tanyalah bagaimana tentang suaminya dulu,
IA AKAN MENYEBUT BERIBU-RIBU KEBAIKAN MENDIANG SUAMINYA BAHKAN TAK TERHINGGA
Ia akan mengambil kesimpulan bahwa mendiang suaminya adalah salah satu manusia terbaik yang pernah mendampingi dan menyanyanginya. 


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Ada beberapa yang masih berlanjut dilakukan di bulan Ramadhan.
Khutbah Pertama
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَ مِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِىَ لَهُ
وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ
وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ
قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الكَرِيْمِ:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
فَإِنَّ أَصْدَقَ الحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ وَأَفْضَلُ الهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ r وَشَرَّ الأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ َوكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِى النَّارِ
Jama’ah shalat Jumat yang semoga senantiasa dirahmati dan diberkahi oleh Allah Ta’ala,


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Alhamdulillahilladzii bini’matihii tatimmush shoolihaat..
Penantian selama 1 tahun itupun usai hari ini..
Ia telah datang beberapa saat yang lalu..
Bulan ampunan..
Bulan rahmat..
Bulan penuh dengan warna warni keberkahan..
Saudaraku,
Alangkah beruntungnya kita!
ALLAH memilih kita ‘tuk bertemu kembali dengan Ramadhan, ya memilih kita..
‘Tuk menahan lapar dan dahaga di hari-hari mulia..
‘Tuk melantunkan Alquran di bulan Quran..
‘Tuk sujud dan ruku’ di malam-malam pembebasan dari siksa neraka..


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah No. 200
Fatwa Pertama
Pertanyaan:
Apakah boleh mengganti puasa ramadhan sehari puasa dan sehari tidak ?
Jawab:
Iya, boleh. Tapi mengganti secara berurutan lebih utama, jika hal itu mudah baginya.
Namun jika dia mengerjakannya dengan terpisah-pisah maka tidak mengapa.
Karena Allah Ta’ala berfirman:
وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ
Barang siapa yang sakit atau sedang dalam perjalanan, maka wajib baginya mengganti dihari-hari yang lain” (QS Al Baqarah: 184)
Allah tidak berfirman harus berurutan. Tapi Allah berfirman, “Wajib baginya mengganti dihari-hari yang lain”. Ayat ini mencakup secara berurutan maupun terpisah-pisah. Cara mengganti puasa Ramadhan ada kelonggaran, alhamdulillah.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more


Bagian 3 : Siapkah Abu dan Ummu menitipkan buah hati nya untuk belajar di pesantren Al Irsyad ?
Ira Rahmawati walisantri  Andira Ghazali TP 2017/2018
In syaa Allaah siap.
Alasan nya :
Karna kami orang tua ingin anak kami bisa belajar manhaj yang benar. Sy dan suami sama2 orang awam. Kami baru belajar mengenal manhaj salaf setelah anak kami yang in syaa Allaah akan menjadi santri di PIA pindah dari sekolah negri ke sekolah bermanhaj salaf yg mengajarkan agama sesuai dengan tuntunan Rasulullaah. Waktu anak kami pindah sekolah dari SD negri ke SDI, qodarullaah belum ada bangunan sekolah nya. Masih nyewa di ruko yg 1 ruko diisi 2 kelas, dan hanya di sekat pakai selembar kain. Qodarullaah.
Tapi maa syaa Allaah anak kami tetep keukeuh pengen sekolah di situ. Walaupun kami sudah menawarkan sekolah lain yg tentunya sudah punya bangunan tetap. Melihat ke sungguhan anak kami belajar di SDI yg sekarang. Alhamdulillaah sedikit2 kami mulai belajar agama yang sesuai tuntunan Rasulullaah. Ilmu yg kami dapat tentunya hanya se ujung kuku saja, masih banyak ilmu2 yg kami tidak tau. Oleh karna itu, kami ingin anak2 kami bs belajar agama yg sesuai dengan tuntunan Rasulullaah. Tanya2 ke teman2 ummahat, info nya PIA maa syaa Allaah sekolah yg bagus.
Saat anak kami masih di kelas 5, kami sdh survei ke PIA. Alhamdulillaah anak kami sangat bersemangat dan maa syaa Allaah biidznillah anak kami menjadi salah 1 santri terpilih di PIA.
Jazaakumullaahu khairan..
*afwan kepanjangan heehee
*senyum malu


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more


Bagian 2 :Siapkah Abu dan Ummu menitipkan buah hati nya untuk belajar di pesantren Al Irsyad ?
Arya Adiwijaya Manopo  walisantri Othman Hakim Manopo TP 2017/2018
Insya Allah anak saya siap, mohon maaf bapak2 semua dikarenakan minimnya ilmu pengetahuan agama saya, saya seorang mualaf.. saya sangat2 bersyukur anak dapat diterima di pesantren Al Irsyad ini, yg saya sendiri juga tidak menyangka putra saya bakal diterima di pesantren yg terbaik ini.. tujuan saya sangatlah sederhana saya hanya ingin anak saya dapat mendakwah keluarga besar kedua orang tua saya yg kebetulan semuanya nasrani, serta menjadi generasi yang lebih baik lagi.
--------------------
Muhammad Hasan / Witri Kustini, Drg walisantri  Ali Abdurrahman Hasan TP 2017/2018
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
In sya Alloh kami siap
Semoga anak-anak kami & kita adalah " diantara Jundulloh Yang di Tasfiyah  & Tarbiyah dengan BENAR dengan Aqidah Yang Lurus sebagai bekal  Mengarungi Hidup Yang semakin hari semakin kompleks tantangannya. Sabar dalam menuntut ilmu, mengamalkan dan Mendakwahkannya Di atas Al-Khaq
Diantara sebab kami  mempercayakan di Al-Irsyad Tengaran Salatiga ( PIA ) In sya Alloh PIA telah bepengalaman  dalam hal Tasfiyah & Tarbiyah anak didik, Out put telah tersebar mewarnai Medan dakwah Al-Khaq.
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعالَمِين
atas Nikmat اللَّهُ رَبِّ الْعالَمِين
kemudian usaha keras seluruh civitas akademika serta para mukhsinin dalam Tugas Mulia ini, serta dalam memenuhi Sarana & prasarana dalam mendukung Kegiatan KBM Yang kondusif lagi nyaman
Semoga اللَّهُ رَبِّ الْعالَمِين Menjaga, Memudahkan, Meridhoi, serta menambahkan Keberkahan dalam semua usaha ini dan semua Yang terlibat di dalamnya dari awalnya sampai akhirnya dalam harta & keluarganya, serta menerima semua amal sholih & Mengampuni semua dosa-dosa kita. 
آمين.. آمين.. آمين يَآرَبْ العالمين


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more


Siapkah Abu dan Ummu menitipkan buah hati nya untuk belajar di pesantren Al Irsyad ?
Yunilda walisantri Raden Hanif Altamis Harashta TP 2017/2018
Bismillah. In syaa Allah siap, ikhlas mencari ridho lillahi ta'ala karena Hanif Altamis yg menginginkan utk sekolah disana. Dari kelas 5 dia sdh menginginkan smp nya mondok di PIA. Padahal kami sdh memberikan pilihan utk mondok ditempat yg lbh dekat dr rmh. Tapi dia tetap berpegang teguh dg keinginannya utk tetap di PIA  tengaran.
Motivasi Hanif bersekolah di PIA. Dia sendiri yg bercita2 menjadi penghafal Quran, bersekolah di Madinah & menjadi Imam Masjidil Haram.
Kami selaku orang tua hanya bs mendoakan & memberi motivasi semoga apa yg menjadi impian nya bs terwujud agar selalu menjadi anak yang soleh.
Besar harapan kami para ustadz2 di PIA bs mendidik anak kami dg penuh kasih sayang dan kesabaran.
Aamiin.
----------


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more

Isra Mi’raj adalah salah satu dalil bahwa Allah Ta’ala Maha Tinggi berada di atas langit.

Allah Ta’ala memiliki sifat Al ‘Uluw yaitu Maha Tinggi, dan dengan ke-Maha Tinggi-an-Nya Allah ber-istiwa di atas ‘Arsy. Istiwa artinya ‘alaa was taqarra, tinggi dan menetap. Allah ber-istiwa di atas ‘Arsy artinya Allah Maha Tinggi menetap di atas ‘Arsy. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى
Ar Rahman (Allah) ber-istiwa di atas ‘Arsy” (QS. Thaha: 5).
Dan peristiwa Isra Mi’raj adalah salah satu dalil bahwa Allah Ta’ala Maha Tinggi berada di atas langit. Mengapa demikian? Simak penjelasannya.
Dalil-dalil Sifat Al ‘Uluw bagi Allah
Dan dalil-dalil yang menunjukkan bahwasanya Allah Ta’ala itu Maha Tinggi dan Ia ber-istiwa di atas Arsy sangatlah banyak, baik dari Al Qur’an, Al Hadits dan ijma salaf.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Oleh
Ustadz Abu Ismail Muslim al-Atsari
IBADAH ADALAH HIKMAH PENCIPTAAN
Allâh Subhanahu wa Ta’ala telah memberitakan kepada kita bahwa Dia menciptakan jin dan manusia hanya untuk beribadah kepada-Nya. Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku. [Adz-Dzâriyât/51:56]
Oleh karena itu Allâh Subhanahu wa Ta’ala memberikan ujian dengan perintah ibadah, melaksanakan perintah, dan menjauhi segala larangan-Nya. Allâh Azza wa Jalla berfirman:
الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا
 (Allâh) Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. [Al-Mulk/67: 2]
Maka semua yang berakal, dari kalangan jin dan manusia, semenjak dewasa sampai meninggal dunia dia berada dalam ujian dan cobaan.
Kalau kita memahami hal ini, maka alangkah pentingnya kita mengetahui makna ibadah dan cakupannya, sehingga kita bisa mengisi hidup kita dengan ibadah sehingga bisa meraih ridha Allâh Azza wa Jalla .


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Kode Unik ketika Transfer, Riba?
Ketika kita membayar sesuatu via transfer bank, misalnya nilai 500rb, kita diminta transfer 500.023. apakah ini dibolehkan? Krn jadinya ada kelebihan. Apakah tidak termasuk riba?
Jawab:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,
Ada 2 transaksi yang dikontraskan oleh Allah dalam al-Quran,
[1] Transaksi jual beli
[2] Transaksi riba
Allah berfirman,
وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا
Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba… (QS. al-Baqarah: 275)
Secara umum perbedaan keduanya, pada transaksi jual beli bergerak pada domain penyediaan barang atau jasa. Selama ada barang dan jasa yang dipertukarkan, hampir semua akadnya adalah jual beli.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Diam diam, Aku adalah perempuan yang menyimpan cemburu
Dengar dulu, cemburu tak melulu soal cinta!
Aku cemburu, pada perempuan hebat yang mampu dengan anggun menguasai dirinya sendiri: bertangung jawab terhadap hidupnya tanpa perlu susah payah membuat orang lain mengkhwatirkan keadaannya. Getirnya hidup membuatnya kuat karena seluruh dirinya teruji dengan baik.
Ah, cantik!


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Are you bored? Play free casino games from any web browser. Open the online casino link for more.

Google

Blog Archive

Copyright © 2015.Junedi Ubaidilllah. Powered by Blogger.

Kalau bukan kalian, Siapa Lagi...?

Perjuanganmu dalam membela kebenaran, tidak akan bisa ditempuh kecuali melalui ujian dan gangguan dari manusia. Betapa para Nabi telah dibunuh, seperti halnya Yahya dan Zakaria, terusir seperti halnya Musa, dipenjara seperti halnya Yusuf, dan terasing, diboikot, dan diganggu secara fisik seperti halnya Sayyidul Anbiya’, Muhammad. Barulah kemudian kebenaran menang.

@AbdulazizTarifi
– Dr. Abdul Aziz Tharifi, ulama yang mengampu berbagai majelis di Riyadh Saudi Arabia, Kepala Bidang Riset dan Penelitian Kementerian Urusan Islam, KSA

Social Icons

Followers

Google+ Followers

Social Icons

Pengunjung

Follow by Email

Social Icons

Pengumuman

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.Segala Puji Hanya Milik Allah Subhanahu Wata'ala. Seluruh artikel,video dan lainnya pada blog ini di perbolehkan di sebarluaskan dengan tetap memperhatikan amanah ilmiah dan menyebutkan sumbernya. Jazaakumullahu khoiron

Free Visitor Counter

Popular Posts

Unordered List

Link

http://tentarakecilku.blogspot.com/

Pengunjung online