Bagian 3 : Siapkah Abu dan Ummu menitipkan buah hati nya untuk belajar di pesantren Al Irsyad ?
Ira Rahmawati walisantri  Andira Ghazali TP 2017/2018
In syaa Allaah siap.
Alasan nya :
Karna kami orang tua ingin anak kami bisa belajar manhaj yang benar. Sy dan suami sama2 orang awam. Kami baru belajar mengenal manhaj salaf setelah anak kami yang in syaa Allaah akan menjadi santri di PIA pindah dari sekolah negri ke sekolah bermanhaj salaf yg mengajarkan agama sesuai dengan tuntunan Rasulullaah. Waktu anak kami pindah sekolah dari SD negri ke SDI, qodarullaah belum ada bangunan sekolah nya. Masih nyewa di ruko yg 1 ruko diisi 2 kelas, dan hanya di sekat pakai selembar kain. Qodarullaah.
Tapi maa syaa Allaah anak kami tetep keukeuh pengen sekolah di situ. Walaupun kami sudah menawarkan sekolah lain yg tentunya sudah punya bangunan tetap. Melihat ke sungguhan anak kami belajar di SDI yg sekarang. Alhamdulillaah sedikit2 kami mulai belajar agama yang sesuai tuntunan Rasulullaah. Ilmu yg kami dapat tentunya hanya se ujung kuku saja, masih banyak ilmu2 yg kami tidak tau. Oleh karna itu, kami ingin anak2 kami bs belajar agama yg sesuai dengan tuntunan Rasulullaah. Tanya2 ke teman2 ummahat, info nya PIA maa syaa Allaah sekolah yg bagus.
Saat anak kami masih di kelas 5, kami sdh survei ke PIA. Alhamdulillaah anak kami sangat bersemangat dan maa syaa Allaah biidznillah anak kami menjadi salah 1 santri terpilih di PIA.
Jazaakumullaahu khairan..
*afwan kepanjangan heehee
*senyum malu
----------------------------------------


Kusyanto/Nurlaily Hana Dewi walisantri Haidar Hanif  Tp 2017/2018
In syaa Allah Siap
Memasukkan anak di pondok adlh cita2 ana dan suami dan alhamdulillah gayung bersambut,ananda haidar pun ternyata ingin meneruskan ke pondok.tp untuk bs msk PIA,wt itu spt cuma hayalan..scr saingan nya byk..hny doa2 yg bs kami panjatkan agar ananda lolos seleksi di PIA.
Alhamdulillah...anak ana diterima di PIA...ini adlh nikmat Allah yg hrs kami syukuri.
In syaa Allah kami siap melepas anak tercinta kami menuntut ilmu di PIA..
Haidar di PIA bkn hny bljr ilmu agama tp jg bljr ttg makna kehidupan yg ga ada mata pelajaran nya..
Klo drmh semua serba enak..tersedia dll..
Apalagi ana adlh ibu yg sgt2 over protektif thd anak2..(anak ana 3 laki2 semua)
Ana hrs bljr iklhlas...dari mulai dia diterima di PIA..
Di PIA kelak dia hrs bs mandiri,bersosialisasi,qonaah,dll
Krn kelak dia akan rmh tga...hrs bs didik istri dan anak2 nya kelak.

#senyum nahan nangis
------------------------------------
Arvia Barokah  walisantri Abiyyu Zaky Putra TP 2017/2018
Sangat Siap إن شاء الله تَعَالَى ustadz...
Ini jalan terindah dari اللّهُ untuk anak saya. Bisa diterima di PIA rasanya luar biasa bahagia.
Semoga dg jalan ini, anak kami bisa faqih dalam ilmu agamanya, bisa menjadi Hafidz, bisa melanjutkan studi ke UIM, dan bisa berguna bagi Agama Islam, bagi masyarakat, bangsa & negaranya. آميـن اللّـهُمَّ آميـــــن
Kami sebagai orang tua wajib bersyukur & men-support anak kami,  Dan tidak membebaninya dg kegalauan berpisah dengannya, إن شاء الله تَعَالَى.
---------------------------------
Rif'ati walisantriMuchammad Deneb Lubna Ghifari
In Syaa Alloh siap
1, dipesantren anak2 In Syaa Alloh akan lbh dekat dgn RabbNya
2. selalu berinteraksi  dengan Al qur an
3. menuntut ilmu yg sesuai syari'at / bermanhaj salaf
3. akan selalu sholat tepat waktu dan berjamaah
4. akan lbh mudah melaksanakan sholat dan puasa2 sunah
5. dipesantren di bimbing sesuai Akhlak Rosulullaah
6. pokoknya In Syaa Alloh selalu melakukan hal yg bermanfaat dijauhkan dr mudhorot...


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

0 Komentar:

Post a Comment

Are you bored? Play free casino games from any web browser. Open the online casino link for more.

Google

Blog Archive

Copyright © 2015.Junedi Ubaidilllah. Powered by Blogger.

Kalau bukan kalian, Siapa Lagi...?

Perjuanganmu dalam membela kebenaran, tidak akan bisa ditempuh kecuali melalui ujian dan gangguan dari manusia. Betapa para Nabi telah dibunuh, seperti halnya Yahya dan Zakaria, terusir seperti halnya Musa, dipenjara seperti halnya Yusuf, dan terasing, diboikot, dan diganggu secara fisik seperti halnya Sayyidul Anbiya’, Muhammad. Barulah kemudian kebenaran menang.

@AbdulazizTarifi
– Dr. Abdul Aziz Tharifi, ulama yang mengampu berbagai majelis di Riyadh Saudi Arabia, Kepala Bidang Riset dan Penelitian Kementerian Urusan Islam, KSA

Social Icons

Followers

Google+ Followers

Social Icons

Pengunjung

Follow by Email

Social Icons

Pengumuman

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.Segala Puji Hanya Milik Allah Subhanahu Wata'ala. Seluruh artikel,video dan lainnya pada blog ini di perbolehkan di sebarluaskan dengan tetap memperhatikan amanah ilmiah dan menyebutkan sumbernya. Jazaakumullahu khoiron

Free Visitor Counter

Popular Posts

Unordered List

Link

http://tentarakecilku.blogspot.com/

Pengunjung online