Menjadi suatu yang ngetrend saat ini di kalangan anak-anak muda, juga masyarakat secara umum. Mereka sengaja berdiri di pinggiran jalan terutama di jalan-jalan yang dilewati oleh bus besar atau bus pariwisata. Ada yang sengaja memasang tulisan di karton atau kertas “OM TELOLET OM”.
Tujuannya adalah agar bus yang lewat bisa membunyikan klakson khasnya. Ada yang bersorak sampai berjoget jika sudah mendengar bunyi TELOLET dari bus tersebut yang menunjukkan ekspresi senang.
Jika kita menjadi pecandu telolet atau ingin beraksi untuk mendengarkan klakson telolet, baiknya mempertimbangkan dua hal berikut:
1- Apakah punya manfaat?
2- Memudaratkan orang lain ataukah tidak?

Kenapa sampai dua hal di atas mesti dipertimbangkan? Karena mengingat dua hadits berikut.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيهِ
Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat.” (HR. Tirmidzi no. 2317, Ibnu Majah no. 3976. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash radhiyallahu ‘anhuma, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ
Seorang muslim adalah seseorang yang lisan dan tangannya tidak mengganggu orang lain.” (HR. Bukhari, no. 10; Muslim, no. 41)
Silakan dipertimbangkan, moga Allah beri taufik dan hidayah.

Disusun @ DS, Panggang, Gunungkidul, 26 Rabi’ul Awwal 1438 H
Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

0 Komentar:

Post a Comment

Are you bored? Play free casino games from any web browser. Open the online casino link for more.

Google

Blog Archive

Copyright © 2015.Junedi Ubaidilllah. Powered by Blogger.

Kalau bukan kalian, Siapa Lagi...?

Perjuanganmu dalam membela kebenaran, tidak akan bisa ditempuh kecuali melalui ujian dan gangguan dari manusia. Betapa para Nabi telah dibunuh, seperti halnya Yahya dan Zakaria, terusir seperti halnya Musa, dipenjara seperti halnya Yusuf, dan terasing, diboikot, dan diganggu secara fisik seperti halnya Sayyidul Anbiya’, Muhammad. Barulah kemudian kebenaran menang.

@AbdulazizTarifi
– Dr. Abdul Aziz Tharifi, ulama yang mengampu berbagai majelis di Riyadh Saudi Arabia, Kepala Bidang Riset dan Penelitian Kementerian Urusan Islam, KSA

Social Icons

Followers

Google+ Followers

Social Icons

Pengunjung

Follow by Email

Social Icons

Pengumuman

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.Segala Puji Hanya Milik Allah Subhanahu Wata'ala. Seluruh artikel,video dan lainnya pada blog ini di perbolehkan di sebarluaskan dengan tetap memperhatikan amanah ilmiah dan menyebutkan sumbernya. Jazaakumullahu khoiron

Free Visitor Counter

Popular Posts

Unordered List

Link

http://tentarakecilku.blogspot.com/

Pengunjung online