Orang Muslim berkeyakinan bahwa tidur adalah salah satu nikmat yang
diberikan Allah Ta’ala kepada hamba-hamba-Nya dalam firman-firman-Nya
berikut:
“Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untuk kalian malam dan siang, supaya
kalian beristirahat pada malam itu dan supaya kalian mencari sebagian
dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kalian bersyukur
kepada-Nya.” (Al-Qashash: 73)
“Dan Kami jadikan tidur kalian untuk istirahat.” (An-Naba: 9)
Itu karena istirahat seseorang beberapa jam pada waktu malam setelah
seharian bergerak itu membantu kesegaran badan, kelangsungan
perkembangan dan aktifitasnya, agar dengan itu semua ia dapat menunaikan
tugas yang diciptakan Allah Ta‘ala untuknya.
Free Template Blogger
collection template
Hot Deals
BERITA_wongANteng
SEO
theproperty-developer
Written by junedi |
Label:hadits,Nasehat,Fatwa
Akhwat
//
0
Komentar
Jilbab, memang sering dilempari berbagai tuduhan yang menyakitkan dan
tak berdasar yang membuat wanita Muslim banyak yang “takut” memakai
jilbab. Salah satunya adalah masalah pekerjaan.
Ya, sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan dalih “karena berjilbab” sudah sering kita dengar. Rasanya tak sedikit perusahaan yang mensyaratkan pegawai wanitanya harus berpakaian “begini” dan “begitu”.
“Ribet kalau pake jilbab” katanya begitu.
Padahal, yang paling utama dibutuhkan dalam suatu pekerjaan adalah skill (kemampuan), kejujuran, ulet atau yang lebih dikenal dengan profesionalitas.
Jadi, alasan tidak bisa mendapatkan pekerjaan “karena berjilbab” rasanya terlalu berlebihan. Demikian juga dengan perusahaan yang menolak wanita bekerja dengan alasan demikian.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Ya, sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan dalih “karena berjilbab” sudah sering kita dengar. Rasanya tak sedikit perusahaan yang mensyaratkan pegawai wanitanya harus berpakaian “begini” dan “begitu”.
“Ribet kalau pake jilbab” katanya begitu.
Padahal, yang paling utama dibutuhkan dalam suatu pekerjaan adalah skill (kemampuan), kejujuran, ulet atau yang lebih dikenal dengan profesionalitas.
Jadi, alasan tidak bisa mendapatkan pekerjaan “karena berjilbab” rasanya terlalu berlebihan. Demikian juga dengan perusahaan yang menolak wanita bekerja dengan alasan demikian.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Kalau Nggak Bohong, Bukan Syi'ah Namanya!!!
Al-Imam Asy-Syafii mengatakan:
لم أر أحدا أشهد بالزور من الرافضة
"Aku tidak melihat seorangpun yang paling bersaksi dusta lebih dari para rofidhoh" (Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dalam As-Sunan al-Kubro no 21433)
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Written by junedi |
Label:hadits,Nasehat,Fatwa
Mahabah
//
0
Komentar
“Saya sebagai ibu rumah tangga merasakan kosongnya jalinan rasa
kasih-sayang dari suami. Saya sebagai istri laksana pembantu tak
bergaji. Setiap pagi saya yang mengantar anak-anak untuk bersekolah
sementara suami santai-santai saja di rumah. Pada waktu sore hari, saya
pun yang menjemput anak-anak sepulang dari sekolah, padahal suami saya
telah pulang kerja. Ia dengan asyiknya menyaksikan TV sambil tertawa.
Ketika saya datangpun langsung melayani kebutuhan dan keinginannya
hingga larut malam. Berbagai makanan ringan dan minumanpun harus
dihidangkan. Bila keinginannnya tidak terpenuhi, maka ia marah-marah
dan mencaci-maki saya hingga suaranyapun terdengar oleh para tetangga.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Written by junedi |
Label:hadits,Nasehat,Fatwa
Sunnah
//
0
Komentar
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي
الله عنه قَالَ : قِيلَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ , هَلْ نَصِلُ إِلَى
نِسَائِنَا فِي الْجَنَّةِ؟ فَقَالَ: «إِنَّ الرَّجُلَ لَيَصِلُ فِي
الْيَوْمِ إِلَى مِائَةِ عَذْرَاءَ»
Dari Abu Hurairah Radhiallahu’anhu, ia berkata: diantara para sahabat
ada yang bertanya: ‘Wahai Rasulullah, apakah kami akan bertemu dengan
istri kami kelak di surga?’. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menjawab: “Seorang lelaki dalam sehari akan bertemu (baca:berjima’) dengan 100 bidadari” (HR. Al Bazzar dalam Musnad-nya 3525, Abu Nu’aim dalam Shifatul Jannah 169, Ath Thabrani dalam As Shaghir, 2/12)
Dalam riwayat lain:
قيل : يا رسول الله هل نفضي إلى نسائنا في الجنة ؟ قال : إن الرجل ليفضي في اليوم إلى مائة عذراء
“Wahai Rasulullah, apakah kami akan berjima’ dengan istri-istri
kami di surga kelak? Sungguh seorang lelaki dalam sehari akan berjima’
dengan 100 bidadari“
Derajat Hadits
Al Hafidz Ibnu Katsir men-shahih-kan hadits ini (Tafsir Ibni Katsir,
3/292). Al Maqdisi berkata: “Menurutku, semua perawinya tsiqah sesuai
dengan syarat hadits shahih”. Al Albani berkata: “Aku sependapat dengan
Al Hafidz Ibnu Katsir, dan itulah yang benar. Sanad hadits ini shahih
dan kami tidak mengetahui adanya catat di dalamnya. Namun memang Abu
Hatim dan Abu Zur’ah memiliki pandangan berbeda” (Silsilah Ahadits Shahihah, 1/708)
Faidah Hadits
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Written by junedi |
Label:hadits,Nasehat,Fatwa
Hukum
//
0
Komentar
Pertanyaan:
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ustadz, Saya belum memahami hikmah perintah membunuh cicak jika membaca riwayat berikut: Diriwayatkan dari Imam Ahmad, "Bahwasanya ketika Ibrahim dilemparkan ke dalam api maka mulailah semua hewan melata berusaha memadamkannya, kecuali cicak, karena sesungguhnya cicak itu mengembus- embus api yang membakar Ibrahim. " (Imam Ahmad, 6:217)
Cicak yang mengembus agar api semakin membesar terjadi pada masa Nabi Ibrahim. Apakah cicak termasuk hewan terkutuk sehingga ia tetap harus dibunuh hingga akhir zaman? Bukankah cicak mengurangi populasi nyamuk?
Jazakumullah khairan katsira (semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan yang banyak).
Jawaban:
Jawaban:
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Written by junedi |
Label:hadits,Nasehat,Fatwa
Keluarga
//
0
Komentar
Ibu adalah nama lain dari kasih
sayang yang indah, yang diberikan Allah sebagai rahmat bagi hambaNya.
Ibu ibarat malaikat yang menjadi pelindung anak- anaknya dari setiap
kejahatan yang akan menyakiti mereka. Bahkan ketika manusia terlahir
tanpa dampingan seorang ibu, rasanya mereka akan siap menukar apapun
yang dimilikinya demi kehadian sang ibu tercinta. Maka tak heran jika
seorang ibu selalu diagungkan kebaikannya, baik ketika dia masih ada
ataupun sudah tiada.
Maha suci Allah yang telah menciptakan kedekatan antara seorang ibu dengan anak- anak mereka, sebagai sebuah kemanusiawian. Setiap anak akan begitu nyaman berada di samping ibunya. Karena itulah, secara alamiah pula, anak-anak melihat ibu sebagai sosok panutan yang patut diikutinya. Seperti spons kering yang menyerap setiap air yang ada di dekatnya, seperti itulah anak- anak dengan polos mencontoh cara berucap, dan bersikap para ibu mereka.
Maha suci Allah yang telah menciptakan kedekatan antara seorang ibu dengan anak- anak mereka, sebagai sebuah kemanusiawian. Setiap anak akan begitu nyaman berada di samping ibunya. Karena itulah, secara alamiah pula, anak-anak melihat ibu sebagai sosok panutan yang patut diikutinya. Seperti spons kering yang menyerap setiap air yang ada di dekatnya, seperti itulah anak- anak dengan polos mencontoh cara berucap, dan bersikap para ibu mereka.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Subscribe to:
Posts (Atom)
Copyright © 2020.Junedi Ubaidilllah. Powered by Blogger.
https://orcid.org/0000-0002-6047-3243