Showing posts with label Jalan Hidup. Show all posts
Showing posts with label Jalan Hidup. Show all posts
Merupakan tindakan yang tidak tepat, anak yang masih kecil dan belum baligh tetapi sudah masuk full pondok pesantren. Artinya terpisah dari orang tuanya terutama ibunya, hanya bertemu ketika liburan akhir semester. Perpisahan ini cukup lama. Hal ini tidak tepat, karena dari sisi syariat dan psikologi anak, tidak membenarkan anak yang masih kecil dan belum baligh terpisah dari orang tuanya.
Anak yang belum baligh sangat butuh perhatian lebih dan kasih sayang. Tentu berbeda dengan kasih sayang dan perhatian yang diberikan oleh para pengajar ustadz dan ustadzah di pondok pesantren. Masa kecil adalah masa berbahagia di mana orang tua perlu sekali membina interaksi dan kenangan yang menyenangkan dengan sang anak agar dekat dengan mereka, sehingga mudah mendidik, membimbing dan memberi nasehat.
Terdapat hadits yang melarang memisahkan Ibu dan anaknya, karena memang kebersamaan ibu sangat penting kedudukannya bagi anak kecil.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Setelah bai’at al-Aqabah kedua, Allah Subhanahu wa Ta’ala mengizinkan kaum muslimin untuk hijrah ke kota Madinah dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan kepada kaum muslimin tempat hijrah mereka dalam sabda beliau,
قَدْ أُرِيْتُ دَارَ هِجْرَتِكُمْ أُرِيْتُ سَبْخَةً ذَاتَ نَخْلٍ بَيْنَ لاَبَتَيْنِ
Aku ditampakkan negeri tempat hijrah kalian, akau melihat tanah yang berisi pohon kurma diantara dua harrah (yaitu kota Madinah).” (Hadits ini dishahihkan al-Albani dalam fikih siroh no. 158).
Dari sini nampaklah anjuran beliau n kepada para sahabatnya untuk berhijrah ke negeri yang aman dan ada perlindungan untuk mereka beribadah.

Memang hijrah menjadi pilihan untuk menyelamatkan keimanan, sekaligus menguji keteguhan dan kesetiaan kaum muslimin kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam . Betapa tidak, tanah kelahiran tempat berpijak, kerabat dekat yang dicinta, harta untuk memenuhi hajat hidupnya, semua harus dikorbankan, bahkan harus ditinggalkan demi hijrah. Ditambah lagi dengan upaya kaum musyrikin menghalangi mereka dari berhijrah dengan segala cara dan upaya.
Sejauh manakah pengorbanan kaum muslimin dalam berhijrah? Berikut petikan kisah dari beberapa sahabat radhiallahu ‘anhum .


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Berikut adalah keutamaan belajar Islam atau mempelajari ilmu diin. Perkataan-perkataan di bawah ini adalah perkataan para ulama di masa silam yang kami nukil dari Mughnil Muhtaj, kitab fiqih Syafi’iyah buah karya Muhammad bin Al Khotib Asy Syarbini rahimahullah. Semoga semakin membuat kita semangat mempelajari berbagai ilmu dalam agama ini.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Kita dapat melihat dalam beberapa ayat telah dijelaskan mengenai pentingnya mentaati dan mengagungkan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam serta bahaya meninggalkannya. Di antaranya, Allah Ta’ala berfirman,
مَنْ يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ
Barang siapa yang menaati Rasul, sesungguhnya ia telah menaati Allah.” (QS. An Nisa’: 80)
فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintahnya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih.” (QS. An Nur: 63)


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Pertanyaan:
Jika mengikuti paham salafush shalih, apakah ada jaminan bahwa jika mati, masuk surga? Jika benar, dalinya dari Alquran pada surat apa dan nomor berapa? Jika ada dalam hadis maka hadis apa, bab apa, dan nomor hadisnya berapa? Jika tidak ada jaminannya, apa alasan untuk memercayai paham tersebut?

Jawaban:


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Pada edisi yang lalu telah kita sampaikan dalil-dalil para ulama yang mewajibkan cadar bagi wanita. Sekarang -insya Allah- akan disampaikan dalil-dalil para ulama yang tidak mewajibkannya.
Dalil-Dalil yang Tidak Mewajibkan
Inilah secara ringkas dalil-dalil para ulama yang tidak mewajibkan cadar bagi wanita.
Pertama, firman Allah subhanahu wa ta’ala,
وَلاَ يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلاَّ مَا ظَهَرَ مِنْهَا
“Dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) nampak dari mereka.” (QS. An Nuur: 31)
Tentang perhiasan yang biasa nampak ini, Ibnu Abbas berkata, “Wajah dan telapak tangan.” (Riwayat Ibnu Abi Syaibah dan Isma’il Al Qadhi. Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah, hal. 59-60, Penerbit Al Maktabah Al Islamiyyah, Cet. I. Tetapi berbagai riwayat dari Ibnu Abbas tentang penafsiran ini dilemahkan oleh Syeikh Mushthafa Al Adawi dalam kitabnya Jami’ Ahkamin Nisa. Tentang hal ini terdapat riwayat-riwayat shahih dari perkataan sebagian tabi’in. Wallahu a’lam).
Perkataan serupa juga diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dari Ibnu Umar. (Riwayat ini dishahihkan oleh Syeikh Al Albani dalam Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah, hal. 59-60). Berdasarkan penafsiran kedua sahabat ini jelas bahwa wajah dan telapak tangan wanita boleh kelihatan, sehingga bukan merupakan aurat yang wajib ditutup.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Masa muda merupakan masa sempurnanya pertumbuhan fisik dan kekuatan seorang manusia. Maka ini merupakan nikmat besar dari Allah Ta’ala yang seharusnya dimanfaatkan dengan sebaik-sebaiknya untuk amal kebaikan guna meraih ridha Allah Ta’ala. Dan sebagimana nikmat-nikmat besar lainnya dalam diri manusia, nikmat inipun nantinya akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah Ta’ala. Allah Ta’ala berfirman,
{أَلا يَظُنُّ أُولَئِكَ أَنَّهُمْ مَبْعُوثُونَ. لِيَوْمٍ عَظِيمٍ. يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ}
Tidakkah mereka itu yakin, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan, pada suatu hari yang besar (dasyat), (yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Rabb semesta alam (Allah Ta’ala)” (QS al-Muthaffifiin: 4-6).


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Apabila manusia melihat keadaan Abdullah bin Hudzafah bin Qais radhiyallahu ‘anhu ketika Raja Romawi hendak menghalanginya dari agamanya, niscaya mereka kan melihat kedudukan yang mulia dan laki-laki yang agung.

Umar bin Khattab radhiayallahu ‘anhu memberangkatkan tentaranya menuju Romawi. Kemudian tentara Romawi berhasil menawan Abdullah bin Hudzafah dan membawanya pulang ke negeri mereka. Kemudian mereka berkata: “Sesungguhnya ia adalah salah seorang sahabat Muhammad.” Raja Romawi berkata: “Apakah kamu mau memeluk agama Nashrani dan aku hadiahkan kepadamu setengah dari kerajaanku?” Abdullah bin Hudzafah menjawab: “Seandainya engkau serahkan seluruh kerajaanmu dan seluruh kerajaan Arab, aku tidak akan meninggalkan agama Muhammad shalallahu ‘alaihi wasalam sekejap mata pun.” Raja Romawi berkata: “Kalau begitu, aku akan membunuhmu.” Ia menjawab: “Silahkan saja!”


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Saat ini, begitu seringnya kita melihat orang yang memelihara anjing. Bahkan bukan hanya non muslim saja, sebagian kaum muslimin pun memelihara hewan yang jelas-jelas haram dan najis. Pada posting kali ini, kita akan melihat beberapa hadits yang berkenaan dengan memelihara anjing. Setelah membaca tulisan ini, silakan pembaca lihat, bagaimanakah hukum memelihara anjing untuk sekedar menjaga rumah? Apakah diperbolehkan?


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
At Tauhid edisi VII/18
Oleh: Yhouga Ariesta
Istiqamah, sebuah perkara yang sangat didambakan setiap muslim. Karena hanya dengan istiqamah di atas iman dan islam hingga akhir hayat, seorang hamba akan menuai kebahagiaan hakiki di dunia dan di akherat.
Berikut ini sepuluh kaidah menuju istiqomah, mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua…
Pertama
Saudaraku seiman, perlu diketahui bahwasanya istiqamah semata-mata merupakan karunia dari Allah. Dia memberi petunjuk kepada jalan yang lurus, bagi siapa saja yang dia kehendaki. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan Allah mengajak (manusia) ke Darussalam (surga) dan memberikan petunjuk kepada orang yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus” (QS. Yunus: 25).
Bahkan tidak kurang dari 17 kali dalam sehari semalam, kita memohon istiqamah melalui ayat dalam Al Fatihah, “Ihdinash shirathal mustaqim”. Jika seorang hamba meyakini hal ini, maka ia akan mengikatkan hatinya kepada Allah Ta’ala, dengan senantiasa berdoa agar diberikan istiqamah dalam menaati perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Kedua
Ketahuilah bahwasanya hakikat istiqamah yaitu berkomitmen di atas jalan Allah Ta’ala. Dia berfirman (yang artinya), “Dan bahwa (yang kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan yang lain, karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya.” (QS. Al-An’am: 153)


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Oleh Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyah hafizhahallah
Di negeri kita ini demikian mudah dijumpai beragam majalah. Mulai majalah olahraga, majalah mistik, majalah kriminal, majalah khusus cerpen, majalah bisnis, majalah remaja, majalah wanita, majalah ponsel, majalah film, dan lain sebagainya. Apa pun namanya dan bagaimana pun sajiannya, semua majalah itu ingin memanjakan pembacanya, ingin memberikan hiburan dan kesenangan kepada mereka.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
Ana seorang ikhwan yang sekarang lagi terkena virus hepatitis C yang menurut ilmu kedokteran bisa menular -biidznillah-, namun penampilan ana sehat. Kemungkinan, ana tertular lewat jarum suntik karena dulu ana sempat kecanduan narkoba. Ana sudah berusaha berobat namun belum kunjung sembuh. Tolong doakan agar Allah ta’ala memberikan kesembuhan.
Alhamdulillah, ana sudah bertobat dan mengenal manhaj salaf. Ana sekarang juga belajar di Ma’had dan sekarang ana udah ngebet banget pingin menikah. Pertanyaannya:
1) Apakah penderita penyakit menular tetap wajib menikah/tidak?
2) Kalau wajib, apakah ana harus menceritakannya kepada calon istri idaman/tidak.
3) Apakah ana berdosa jika di kemudian hari ternyata istri/anak tertular?
4) Kalau tidak boleh menikah, kasian banget ana, apakah harus hidup tabattul/membujang selamanya?
Semoga Allah ta’ala memberikan taufik kepada Ustadz agar dimudahkan untuk menjawabnya dengan sejelas-jelasnya. Jazakallahu khairan. Wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
Hamba Allah di suatu kota

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Bismillah ….
Pelan-pelan, bapak saya mengorek-korek tumpukan kaca mata. Ada yang baru, ada yang bekas. “Pak, kayak gini berapa?” tanya bapak. “Satus seket (150 ribu rupiah, ed.),” jawab penjualnya. Saya pun membatin, “Sama dengan harga baru.”
Merasa tidak ada yang cocok, Bapak pun beralih ke PKL (pedagang kaki lima) yang lain di sekitar pasar Beringharjo, Jogja. Beliau meminta saya untuk tetap di tempat, menjaga barang. Setelah bapak saya pergi, si penjual ngomel-ngomel di depan temannya, “Lihat-lihat …. Diacak-acak …. Tak ceklek-ceklek sikile, men kapok (saya patahkan kakinya, biar kapok, pen.).” Mendengar ucapan penjual ini, saya sangat kaget. Masya Allah, baru kali ini saya bertemu penjual yang “ngamuk” gara-gara barangnya dipilih.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Dahulu, sebelum ada vaksinasi, cacar adalah salah satu penyakit yang tersebar di mana-mana, dan atas kehendak Allah Yang Maha Hidup dan Maha Mengurus segala sesuatu, sering kali (penyakit cacar itu) mengakibatkan kematian di kalangan masyarakat.
Syahdan, di antara mereka ada yang terjangkit bencana ini; seorang lelaki berumur 6 tahun dari sebuah dusun di utara kota Buraidah di wilayah Al-Qashim. Peristiwa ini terjadi di abad 14 H. Akibatnya, ia mengalami kebutaan total dan berwajah bopeng.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين, و صلى الله و سلم و بارك على نبينا محمد و آله و صحبه أجمعين, أما بعد

Tulisan ini adalah nasehat bagi penulis dan pembaca untuk tidak meremehkan dosa, apakah itu dosa kecil atau besar.
1. Memang sebagian besar ulama Islam membagi dosa itu ada yang besar dan kecil, sebagaimana yang telah disebutkan di dalam Al Quran dan Sunnah:

{إِنْ تَجْتَنِبُوا كَبَائِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَنُدْخِلْكُمْ مُدْخَلًا كَرِيمًا} [النساء: 31]

Artinya: Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga)”. QS. An Nisa: 31.
Ath Thufi berkata: “Di dalam ayat ini terdapat pembagian dosa-dosa kepada besar dan kecil, dan sesungguhnya menjauhi seluruh dosa besar merupakan penghapus لاشله dosa kecil”. Lihat Al Isyarat Al Ilahiyyah, 2/23-24.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri. MA
Soal :
Bismillah. Assalamu’alaikum warahmatullah. Afwan, ada sebagian orang berpendapat bahwa pembagian waris harus memenuhi unsur keadilan (syari’at mengatur laki-laki mendapat 2 bagian wanita 1 bagian) mereka berpendapat jika seperti itu kemungkinan tidak adil. Misalnya, si laki-laki kaya (mampu) sedangkan si wanita miskin, jika diberikan 2 bagian untuk laki-laki katanya tidak adil. Betulkah pendapat mereka ? Pembagian waris laki-laki dan wanita 2:1, apakah memang dalam semua keadaan (misal contoh diatas) ? atas jawabannya saya ucapkan, “Jazakumulloh khoirol jaza’.”(Hamba Alloh, 08132766xxxx)
Jawaban :


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Pertanyaan.
Lajnah Da’imah Lil Buhuts Al-Ilmiah Wal Ifta ditanya : Apakah hukum membaca Al-Qur’an, wajib atau sunnah, karena kami sering ditanya tentang hukumnya. Di antara kami ada yang mengatakan bahwa hukumnya tidak wajib, bila membacanya tidak mengapa dan jika tidak membacanya tidak apa-apa. Bila pernyataan itu benar tentu banyak orang yang meninggalkan Al-Qur’an, maka apa hukum meninggalkannya dan apa pula hukum membacanya ?
Jawaban.

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.
baqi

Berikut beberapa kesalahan seputar kubur yang sejak dahulu muncul dan tetap laris manis hingga saat ini. Pembahasan ini kami terjemahkan dari Majmu’ Al Fatawa Abul Abbas Ahmad bin Abdul Halim Al Haroni rahimahullah. Semoga bermanfaat.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Dr. Thal’at Zalhan (beliau adalah  seorang Da’i Salafiyah di Mesir) berkata:
Ungkapan ini (Shabahal Khair, Shahaban Nuur* / selamat pagi) merupakan bentuk ucapan selamat orang-orang jahiliyah, orang-orang kafir, orang-orang musyrik dan orang-orang majusi di India yang menyakini bahwa cahaya dan kegelapan memiliki kekuatan kebaikan dan kekuatan kejahatan. Perlu kita ketahui bahwa ucapan selamat yang dikenal dan dianjurkan oleh Islam adalah ucapan Assalaamu’alaykum wa rahmatullaahi wa barakaatuh, kapan dan dimana pun kita berada.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
” Jika seseorang berjumpa dengan saudara seagamanya (muslim) hendaklah ia menyapanya dengan mengucapkan ‘Assalaamu’alaykum wa rahmatullaahi (Semoga kesejahteraan dan rahmat Allah dilimpahkan kepadamu).” [HR.Tirmidzi; hadits shahih]


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more

عن أنس وقتادة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه و سلم ” أنه نهى أن يشرب الرجل قائماً

قال قتادة : فقلنا فالأكل ؟ فقال : ذاك أشر و أخبث

Dari Anas dan Qatadah radhiallaahu ‘anhuma, dari Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam : “Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri”.
Qotadah berkata: ”Bagaimana dengan makan?” beliau menjawab: “Itu lebih buruk lagi”. (HR. Muslim dan Turmidzi)
Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :

لا يشربن أحدكم قائما ، فمن نسي فليستقئ

“Jangan kalian minum sambil berdiri ! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan !” (HR. Muslim)
Rahasia Medis
Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani berkata: “Minum dan makan sambil duduk, lebih sehat, lebih selamat, dan lebih sopan, karena apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan pernah sekali minum sambil disfungsi pencernaan. Adapun Rasulullah berdiri, maka itu dikarenakan ada sesuatu yang menghalangi beliau untuk duduk, seperti penuh sesaknya manusia pada tempat-tempat suci, bukan merupakan kebiasaan. Ingat hanya sekali karena darurat!
Begitu pula makan sambil berjalan, sama sekali tidak sehat, tidak sopan, tidak etis dan tidak pernah dikenal dalam Islam dan kaum muslimin.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Copyright © 2020.Junedi Ubaidilllah. Powered by Blogger.

Jumlah Pengunjung

Blog Archive

Anda Pengunjung Online

Followers