Showing posts with label Tauhid. Show all posts
Showing posts with label Tauhid. Show all posts
Oleh Syaikh PROF. Dr. Sulaiman ar-Ruhaili حفظه الله
١) لا تتبع العاطفة وقيدها بالشرع
1) Jangan mengikuti perasaan akan tetapi ikatlah perasaanmu dengan Syariat

٢) إياك والعجلة والزم الأناة
2) Jangan tergesa, akan tetapi harus hati2 dan pelan

٣) إياك والجهل واحرص على العلم الشرعي
3) Tinggalkan kebodohan dan semangatlah dalam belajar Ilmu syar’i

٤) عند الاختلاف : إياك والصغار والزم الكبار
4) Ketika terjadi perselisihan, hati-hati dari sikap anak muda, bersamalah orang tua (yang berilmu)

٥) إياك والأمور الحادثة والزم السنة
5) Jauhilah perkara baru dalam agama, dan konsistenlah dengan Sunnah (ajaran Rasulullah)


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more

Isra Mi’raj adalah salah satu dalil bahwa Allah Ta’ala Maha Tinggi berada di atas langit.

Allah Ta’ala memiliki sifat Al ‘Uluw yaitu Maha Tinggi, dan dengan ke-Maha Tinggi-an-Nya Allah ber-istiwa di atas ‘Arsy. Istiwa artinya ‘alaa was taqarra, tinggi dan menetap. Allah ber-istiwa di atas ‘Arsy artinya Allah Maha Tinggi menetap di atas ‘Arsy. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى
Ar Rahman (Allah) ber-istiwa di atas ‘Arsy” (QS. Thaha: 5).
Dan peristiwa Isra Mi’raj adalah salah satu dalil bahwa Allah Ta’ala Maha Tinggi berada di atas langit. Mengapa demikian? Simak penjelasannya.
Dalil-dalil Sifat Al ‘Uluw bagi Allah
Dan dalil-dalil yang menunjukkan bahwasanya Allah Ta’ala itu Maha Tinggi dan Ia ber-istiwa di atas Arsy sangatlah banyak, baik dari Al Qur’an, Al Hadits dan ijma salaf.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Tentu kita tidak mau, jika pahala puasa, pahala haji dan pahala ibadah kita kepada Allah dianggap sedikit sekali timbangannya atau bahkan sia-sia.
Mengapa? Karena amalan shalat kita jelek atau bahkan tidak shalat
Semua amal ibadah kita kepada Allah tergantung dengan shalat, jika shalat baik maka baik pula semua amal ibadah kita yang lainnya, jika jelek maka jelek juga amal ibadah lainnya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
ﺃﻭﻝ ﻣﺎ ﻳﺤﺎﺳﺐ ﺑﻪ ﺍﻟﻌﺒﺪ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻓﺈﻥ ﺻﻠﺤﺖ ﺻﻠﺢ ﻟﻪ ﺳﺎﺋﺮ ﻋﻤﻠﻪ ﻭﺇﻥ ﻓﺴﺪﺕ ﻓﺴﺪ ﺳﺎﺋﺮ ﻋﻤﻠﻪ
“Perkara yang pertama kali dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalat. Apabila shalatnya baik maka seluruh amalnya pun baik. Apabila shalatnya buruk maka seluruh amalnya pun akan buruk.” (Silsilah Al-Ahadits Ash- Shahihah, no.1358)


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
1. Lehernya paling panjang di hari kiamat
Dari Muawiyah radhiallahu ‘anhu, katanya: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
إِنَّ الْمُؤَذِّنِينَ أَطْوَلُ النَّاسِ أَعْنَاقًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Sesungguhnya muadzin adalah orang yang paling panjang lehernya di hari kiamat nanti” (HR. Muslim No. 387, Ibnu Majah No. 725, Ath Thabarani dalam Al Mu’jam Al Kabir No. 777, Al Baihaqi dalam Syu’abul ImanNo. 2789, Ahmad No. 1681, Abu Ya’la No. 7384, 7388, Al Qudha’i dalam Musnadnya No. 235, Abu ‘Uwanah No. 971, 973, Al Baghawi dalam Syarhus Sunnah, 2/277, No. 415, dll).
2. Semua makhluk yang mendengar adzan akan menjadi saksi bagi muadzin pada hari kiamat Dari Abu Sa’id Al Khudri radhiallahu ‘anhu, dia berkata kepada seorang laki-laki:
إِنِّي أَرَاكَ تُحِبُّ الغَنَمَ وَالبَادِيَةَ، فَإِذَا كُنْتَ فِي غَنَمِكَ، أَوْ بَادِيَتِكَ، فَأَذَّنْتَ بِالصَّلاَةِ فَارْفَعْ صَوْتَكَ بِالنِّدَاءِ، فَإِنَّهُ: «لاَ يَسْمَعُ مَدَى صَوْتِ المُؤَذِّنِ، جِنٌّ وَلاَ إِنْسٌ وَلاَ شَيْءٌ، إِلَّا شَهِدَ لَهُ يَوْمَ القِيَامَةِ»، قَالَ أَبُو سَعِيدٍ: سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Aku perhatikan kamu ini orang yang suka menggembala dan berkelana, maka jika kamu sedang menggembala kambingmu atau sedang berkelana maka adzanlah kamu dengan adzan seperti adzan shalat, tinggikan suaramu dengan adzan karena sesungguhnya semua yang mendengarkan adzan, baik dari golongan jin dan manusia dan apa pun saja, mereka akan menjadi saksi bagi si muadzin ada hari kiamat nanti. Abu Sa’id berkata: Aku mendengar hal ini dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam” (HR. Al Bukhari No. 609).


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Israel burning @Reuters
Bergembira dengan Kebakaran di Israel
Jika kita merasa gembira dengan musibah kebakaran yang menimpa israel, apakah diperbolehkan?
Jawab:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,
Keberadaan orang kafir, terutama orang yahudi di zaman kita, adalah penyakit bagi dunia seisinya. Persis seperti keberadaan  ahoax dan para kroninya merupakan penyakit bagi Indonesia seisinya. Mereka musuh Allah dan musuh umat manusia.
Karena itu, bergembira dengan kematian mereka, kehancuran mereka dan termasuk dengan musibah yang menimpa mereka, termasuk bagian dari rasa syukur atas nikmat Allah bagi manusia. Karena bumi dan seisinya, baik manusia, binatang, termasuk pepohonan, bisa beristirahat dari kejahatan mereka.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
empat-boleh-batal-puasa
Segala puji bagi Allah yang menjadikan malam dan siang silih berganti ,sebagai pelajaran (‘ibrah) bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur.
Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :
وَهُوَ الَّذِي جَعَلَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ خِلْفَةً لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يَذَّكَّرَ أَوْ أَرَادَ شُكُورًا
Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur. (QS. Al-Furqaan: 62).
Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada suri teladan kita, Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, hamba-Nya yang paling bersyukur dan utusan-Nya yang mengajarkan kepada umatnya bagaimana bersyukur dengan sebaik-baiknya, amma ba’du,


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Pertanyaan:
Apa syirik besar itu?
Jawaban:
Syirik besar adalah beribadah kepada selain Allah, seperti menyeru atau berdoa kepada selain Allah, mencari keberkahan dari orang yang mati, atau meminta tolong kepada orang yang hidup tapi dia tidak hadir (tidak mendengarnya atau tidak mungkin dilakukan oleh orang yang dimintai pertolongan). Allah berfirman
وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا
“Beribadahlah kepada Allah dan janganlah kamu mepmersekutukan-Nya dengan sesuatu pun…” (Qs. An Nisaa': 36)
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
‘Dosa terbesar yang paling besar adalah berbuat syirik kepada Allah.” (HR. Bukhari)

Diambil dari buku Ambillah Aqidahmu dari Al Quran dan As Sunnah yang Shahih yang Difahami Sahabat, karya Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
“Bergembiralah wahai suamiku, Allah telah menganugerahkan sebuah perbendaharaan kepadamu… …Seorang da’i yang mengajak kepada Kitabullah dan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ya, dia mendakwahkan keduanya. Bangkitlah! Bantulah dia!”
————————————–
Itulah penggalan kalimat motivasi dari istri Muhammad bin Saud, pendiri Kerajaan Arab Saudi, yang berhasil merambat ke sanubarinya, melahirkan semangat juang dan optimis untuk menolong dakwah tauhid yang mulia. Sang istri tidaklah dikenal, namanya tidak disematkan pada nama kerajaan sebagaimana nama sang suami. Sejarawan tidak pula mencatatnya. Ia tersembunyi sebagaimana tersembunyinya putri Syu’aib ketika mengatakan kepada ayahnya tentang Nabi Musa ‘alaihissalam:
قَالَتْ إِحْدَاهُمَا يَا أَبَتِ اسْتَأْجِرْهُ ۖ إِنَّ خَيْرَ مَنِ اسْتَأْجَرْتَ الْقَوِيُّ الْأَمِينُ
Salah seorang dari kedua wanita itu berkata: “Wahai ayahanda ambillah ia sebagai orang yang bekerja (pada kita), karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya”. (QS. Al-Qashash: 26).
Ia adalah wanita shalihah. Membantu suaminya ambil bagian dalam agama, bukan berjibaku dengan dunia yang fana. Dialah yang mendorong suaminya agar membantu Muhammad bin Abdul Wahhab mendakwahkan Alquran dan sunnah di tanah Arab hingga menjadi salah satu kerajaan terbesar di dunia. Dialah wanita shalihah di balik istana Saudi Arabia.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more

Mana kuburan yang sesuai sunnah Rasulullah shallallaahu alaihi wasallam?
Jaabir bin ‘Abdillah radliyallaahu ‘anhu berkata :
نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُجَصَّصَ الْقَبْرُ، وَأَنْ يُقْعَدَ عَلَيْهِ، وَأَنْ يُبْنَى عَلَيْهِ
“Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah melarang kubur untuk dikapur, diduduki, dan dibangun sesuatu di atasnya”.
Hadits ini diriwayatkan oleh Muslim no. 970, Abu Daawud no. 3225, At-Tirmidziy no. 1052, An-Nasaa’iy no. 2027-2028 dan dalam Al-Kubraa 2/463 no. 2166, ‘Abdurrazzaaq 3/504 no. 6488, Ahmad 3/295, ‘Abd bin Humaid 2/161 no. 1073, Ibnu Maajah no. 1562, Ibnu Hibbaan no. 3163-3165, Al-Haakim 1/370, Abu Nu’aim dalam Al-Musnad Al-Mustakhraj ‘alaa Shahiih Muslim no. 2173-2174, Al-Baihaqiy dalam Al-Kubraa 3/410 & 4/4, Ath-Thayaalisiy 3/341 no. 1905, Ath-Thabaraaniy dalam Asy-Syaamiyyiin 3/191 no. 2057 dan dalam Al-Ausath 6/121 no. 5983 & 8/207 8413, Abu Bakr Asy-Syaafi’iy dalam Al-Fawaaaid no. 860, Abu Bakr Al-‘Anbariy dalam Hadiits-nya no. 68, Ath-Thahawiy dalam Syarh Ma’aanil-Aatsaar 1/515-516 no. 2945-2946, dan yang lainnya.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Dibayar berapa sih mereka ini? Rajin banget. Bahkan sampe ada yg rela mati demi tuan Kristennya karena kebodohannya sendiri. Udah tau itu bom, malah dipeluk pulak.
Jumlah polisi sampai 145 ribu orang lebih yang akan dikerahkan.
Tak ketinggalan, Banser NU/ GP Ansor pun dikabarakan masih akan bertandang untuk ikut mengamankan natalan.
Pada tahun 2001 lalu anggota Banser Mojokerto Riyanto tewas saat mengamankan Gereja Eben Haezer (Mojokerto Jawa Timur).
Siapapun yang mengaku dirinya Muslim, seharusnya menyadari keislamannya dan menjaga keimanannya.
Sesungguhnya ikut menjaga tempat-tempat perayaan hari raya Natal berarti ikut meramaikan dan memeriahkan tempat perayaan kekufuran. Dan itu menunjukkan keridhaannya kepada acara tersebut. Padahal, Allah Ta’ala jelas tidak ridha kepada kekufuran:


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more

Oleh: Ust. Abu Husein At-Thuwailibi


Sameeh.net - Bismillah. Artikel singkat ini saya tulis dalam rangka meluruskan serta menjelaskan kepada ummat bahwasanya tuduhan-tuduhan palsu yang di sebarkan oleh tokoh semacam Muhammad Fawwaz MD ini yang berupaya memaksa dan menyeret Manhaj Salafus Shalih menjadi aliran “Wahabi” adalah bathil.

Belum lagi sokongan dana dan tenaga dari para orientalis,sekularis,pluralis yang tak segan-segan mendukung aksi dan gaya-gaya dakwah semodel Muhammad Fawwaz MD ini secara terselubung. Mereka gencarkan dan sebarkan melalui media telivisi,radio,dan sebagainya semisal Studio Abu Khadijah yang kerap menyebarkan propaganda bernuansa “dakwah” yang di lakukan Muhammad Fawwaz MD dan yang sejenisnya.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Mendeteksi dan Memilah Kesesatan dari Kebenaran
Oleh Hartono Ahmad Jaiz
Kebenaran itu datangnya dari Allah subhanahu wata’ala sebagaimana telah Allah tegaskan:
الْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ فَلاَ تَكُونَنَّ مِنَ الْمُمْتَرِينَ
Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.” (QS Al-Baqarah: 147).
Apa-apa yang dari Allah subhanahu wata’ala berupa kebenaran itu disampaikan kepada manusia ini lewat wahyu Allah yang diberikan kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Dalam hadits dijelaskan:
16546 حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ قَالَ أَخْبَرَنَا حَرِيزٌ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي عَوْفٍ الْجُرَشِيِّ عَنِ الْمِقْدَامِ بْنِ مَعْدِي كَرِبَ الْكِنْدِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلاَ إِنِّي أُوتِيتُ الْكِتَابَ وَمِثْلَهُ مَعَهُ أَلاَ إِنِّي أُوتِيتُ الْقُرْآنَ وَمِثْلَهُ مَعَهُ. (أحمد).
Hadits dari Miqdam bin Ma’di Karib Al-Kindi, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi asallam bersabda: “Ingatlah sesungguhnya aku diberi Al-Kitab (Al-Qur’an) dan (wahyu) ang sesamanya bersamanya. Ingatlah sesungguhnya aku diberi Al-Qur’an dan (wahyu) yang sesamanya bersamanya.” (HR Ahmad, sanadnya shahih).
Hadits itu menjelaskan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam diberi wahyu berupa Al-Qur’an dan wahyu yang sesamanya besertanya, yaitu wahyu berupa hadits. Sehingga Al-Qur’an dan Al-Hadits yang menjadi sumber Islam itu sebenarnya adalah wahyu dari Allah. Maka benarlah bahwa Islam itu agama dari sisi Allah, karena memang berupa wahyu dari Allah subhanahu wata’ala.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala atas berbagai nikmat yg telah Allah berikan, utamanya nikmat “ISLAM, IMAN dan SUNNAH” yang sangat mahal dan sangat berharga dan tidak ada bandingannya/tidak ternilai. Marilah kita renungkan firman Allah Subhanahu wa ta’ala sbb :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَى رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلالا بَعِيدًا (١٣٦)

“Wahai orang-orang yang beriman. Tetaplah beriman kepada Allah dan RasulNya (Muhammad) dan kepada Kitab (Al Qur’an) yang diturunkan kepada RasulNya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barangsiapa ingkar kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, Rasul-rasulNya, dan hari kemudian, maka sungguh orang itu telah tersesat sangat jauh.” (Q.S. An Nisa : 136)
Dan juga firman-Nya :


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Dalam Islam, dukun santet alias tukang sihir pun hukumannya adalah hukum bunuh. Hukuman bagi tukang sihir adalah tergantung kepada kegiatan sihirnya. Jika pekerjaan atau ucapan yang berkaitan dengan sihirnya itu menyebabkan kekufuran, maka ia harus dibunuh. Rasulullah ShallallahuAlaihi wa Sallam bersabda: 

حَدُّ السَّاحِرِ ضَرْبَةٌ بِالسَّيْفِ

“Hukuman bagi tukang sihir adalah ditebas dengan pedang.” (HR. At-Tirmidzi dan Ad-Daruquthni, marfu’dan mauquf. Hadits yang mauquf shahih, sedangkan yang marfu’ dha’if. Tetapi hadits ini diamalkan, sejalan dengan pernyataan Imam Malik, Asy-Syafi’i, Ahmad, dan sebagian besar ulama sebelum mereka, baik dari para sahabat maupun dari tabi’ in).


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Ahlus Sunnah adalah umat Islam yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya serta mengikuti Al Kitab dan As Sunnah dengan pemahaman generasi pertama mereka. Mereka berjalan di atas Ash Shirath Al Mustaqim (jalan yang lurus) yang digariskan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan telah dijalani oleh para shahabat dan para pengikut mereka (tabi’in).
 
Mereka adalah satu jamaah, tidak berbilang dan berjalan di satu jalan tidak bercabang. Siapa yang berjalan di atas jalan tersebut maka dia termasuk jamaah Ahlus Sunnah sedangkan yang menyimpang darinya maka dia termasuk firqah-firqah bid’ah yang sesat.
 
Jalan Ahlus Sunnah adaah jalan tengah yang adil, mereka berjalan berdasarkan ilmu sedangkan firqah-firqah bid’ah berjalan dengan sikap ekstrim kanan dan kiri. Mereka berada di di antara sikap ifrath dan tafrith.
 
Ifrath adalah melampaui batas dalam beribadah dan beramal tanpa ilmu. Sedangkan tafrith adalah sebaliknya, yaitu melalaikan dan meremehkan ibadah bahkan menentang ilmu Al Haq yang telah diketahui.
 
Syaithan menggoda anak Adam dengan dua jalan ini, yaitu ifrath dan tafrith. Pertama, dia mengajak manusia kepada kekufuran dan pengingkaran terhadap Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam (tafrith). Kalau hal ini tidak berhasil maka dia akan mendorong mereka untuk beramal dan beribadah dengan melampaui batas (ifrath) sehingga terjerumus kedalam berbagai macam bid’ah sehingga menyimpang dari jalan yang lurus dan akhirnya amembawa mereka kepada kesesatan dan kekufuran. (Lihat Makaidus Syaithan oleh Ibnul Qayyim rahimahullah)
 
GAMBARAN MEREKA YANG TERSESAT DALAM SIKAP TAFRITH ADALAH SEPERTI YAHUDI, SEDANGKAN YANG TERSESAT DALAM SIKAP IFRATH ADALAH SEPERTI NASHARA.
 
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata : “Yahudi tidak melaksanakan Al Haq sedangkan Nashrani berlebih-lebihan padanya. Adapun Yahudi dicap dengan kemurkaan (Al Maghdhub Alaihim) sedangkan Nashrani dengan kesesatan (Adh Dhaallin).”
 
Secara ringkas kekafiran Yahudi adalah karena mereka tidak beramal dengan ilmunya. Mereka mengetahui Al Haq tetapi tidak menyertainya dengan amal, baik dengan ucapan maupun perbuatan. Sedangkan kekafiran Nashrani adalah dari sisi amal mereka tanpa ilmu. Mereka berusaha mengamalkan berbagai macam ibadah tanpa syari’at dari Allah. Dan mereka berbicara tentang Allah apa-apa yang tidak mereka ketahui.” (Iqtidha Shiratil Mustaqim oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah 1/67)
 
Demikianlah Yahudi dan Nashrani, dua contoh kesesatan dan dua model kekufuran.
 
Yahudi terjerumus dalam sikap tafrith sehingga membunuh para Nabi dan mencela Isa bin Maryam ‘alaihis salam hanya karena nafsu dan kedengkian mereka. Mereka tahu dan mengenal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti mengenal anak mereka sendiri. Mereka mengenal namanya, sifat-sifatnya, dan lain-lain tentangnya, tapi mereka mengingkari dan menentang beliau.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Sebagian salaf berkata, “Barangsiapa yang beribadah kepada Allah tanpa ilmu maka dia akan lebih banyak merusak daripada memperbaiki.” (lihat al-’Ilmu, Fadhluhu wa Syarafuhu, hal. 93).
Sa’id bin Jubair rahimahullah berkata, “Tidak akan diterima ucapan kecuali apabila dibarengi dengan amalan. Tidak akan diterima ucapan dan amalan kecuali jika dilandasi dengan niat. Dan tidak akan diterima ucapan, amalan, dan niat kecuali apabila bersesuaian dengan as-Sunnah.” (lihat al-Amru bil Ma’ruf wan Nahyu ‘anil munkar karya Ibnu Taimiyah, hal. 77 cet. Dar al-Mujtama’)
Imam Bukhari rahimahullah membuat bab dalam Shahihnya di dalam Kitab al-’Ilmu sebuah bab dengan judul ‘Ilmu sebelum berkata dan beramal, berdasarkan firman Allah ta’ala (yang artinya), “Maka ketahuilah, bahwa tidak ada sesembahan -yang benar- selain Allah.” (QS. Muhammad: 19).’ Lalu beliau [Imam Bukhari] berkata, “Allah memulai dengan ilmu.” (lihat Fath al-Bari [1/194])


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Apakah seseorang yang tidak mengetahui urusan yang berkaitan dengan tauhid diberi uzur?
 
Jawab:
 
Fadhilatusy Syaikh Muhammad ibnu Shalih al-Utsaimin menjawabnya sebagai berikut.
 
Pemberian uzur karena jahil (bodoh) adalah satu hal yang pasti dalam seluruh urusan agama seorang hamba. Hal ini berdasarkan firman Allah:



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more




Pembaca rahimakumullah, sihir itu ada hakekatnya dan terjadi dengan sebenarnya. Akan tetapi segala sesuatu tidak akan terjadi kecuali  dengan izin Allah ‘azza wa jalla dan ini merupakan aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah  yang didasarkan pada Al Qur`an dan Al Hadits sesuai dengan pemahaman Salaful Ummah (pendahulu umat ini).
Berkata Abu Muhammad Al Maqdisi rahimahullah di dalam Al Kaafi setelah menyebutkan ayat (yang artinya):
“…dan dari kejelekan hembusan-hembusan para tukang sihir pada buhul-buhul”. (Al Falaq : 4)
“Kalau sihir tidak ada hakekatnya niscaya Allah tidak akan memerintahkan agar memohon perlindungan kepada-Nya dari bahaya sihir”. (Fathul Majid hal. 335)
Demikian pula Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam sendiri pernah disihir oleh seorang Yahudi yang bernama Labid bin Al A’sham. Sebagaimana  disebutkan dalam sebuah hadits (yang artinya):


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Dari Ubay bin Ka’ab radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah Allah menurunkan di dalam Taurat, Injil, maupun al-Qur’an, sesuatu yang menyamai Ummul Kitab; yaitu as-Sab’u al-Matsani (surat al-Fatihah).” (HR. Ibnu Khuzaimah)

Dari Abu Sa’id bin al-Mu’alla radhiyallahu’anhu, beliau berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku, “Maukah aku ajarkan kepadamu surat yang paling agung di dalam al-Qur’an, sebelum kamu keluar masjid?”. Lalu beliau menggandeng tanganku, ketika kami hendak keluar aku berkata, “Wahai Rasulullah! Tadi anda berkata: Aku akan mengajarkan kepadamu surat yang paling agung dalam al-Qur’an?”. Beliau pun bersabda, “Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin (surat al-Fatihah), itulah as-Sab’u al-Matsani dan al-Qur’an al-’Azhim yang diberikan kepadaku.” (HR. Bukhari)
Dari ‘Ubadah bin ash-Shamit radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak sah sholat orang yang tidak membaca Fatihatul Kitab (surat al-Fatihah).” (HR. Bukhari dan Muslim)
Selengkapnya silahkan mengunduh e-booknya di link berikut ini:
http://www.4shared.com/office/g5V5VAF5/fatihah-ilmu.html [PDF]
http://www.4shared.com/office/dq9igodV/fatihah-ilmu.html [Word]

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Ketika membaca dan merenungkan kisah kehidupan para sahabat terkadang kita terharu dan berharap persaudaraan mereka tersebut bisa kita rasakan. Satu persahabatan dan persaudaraan yang muncul dari hati dan iman yang memenuhi kalbu mereka, bukan sekedar bersatunya tubuh dan badan mereka.
Ironisnya banyak orang memandang persaudaraan identik dengan kumpulnya tubuh dalam satu organisasi atau kelompok. Hal ini jelas keliru, sebab sebenarnya dasar persaudaraan iman adalah kesatuan hati kaum muslimin, bukan berkumpulnya tubuh mereka. Hal ini dapat dilihat pada petunjuk Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam al-Qur`aan yang mulia. Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan persaudaraan kaum muslimin dengan kalimat (فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ) tidak dengan kalimat (فَأَلَّفَ بَيْنَِكُمْ). Dengan demikian, Allah Subhanahu wa Ta’ala melihat persatuan hati menjadi sebab persaudaraan iman bukan kepada persatuan badan.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Copyright © 2020.Junedi Ubaidilllah. Powered by Blogger.

Jumlah Pengunjung

Blog Archive

Anda Pengunjung Online

Followers