Membuat Kolase dari Beras, Kacang dll
Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah
Pertanyaan:
Akhir-akhir ini muncul permainan untuk anak-anak dengan bahan baku kacang, beras dan adas (sejenis rempah-rempah) dan bahan makanan lain dari nikmat-nikmat Allah. Bahan-bahan ini juga digunakan dalam pembuatan media pembelajaran. Seperti untuk membuat peta dan yang lainnya, kemudian dicat dengan warna tertentu. Apakah perbuatan ini diperbolehkan? Bagaimana jika digunakan untuk pembuatan ilustrasi? Kami mengharapkan penjelasan.
Jawaban:
Yang nampak bagiku tentang masalah ini bahwa perbuatan ini tidak boleh dilakukan. Karena di dalamnya terdapat unsur menghinakan nikmat-nikmat Allah. Juga terdapat unsur buang-buang harta tanpa ada keperluan. Perbuatan semacam ini mengumpulkan dua unsur tadi, buang-buang harta dan menghinakan nikmat, yang seharusnya nikmat tersebut dimanfaatkan dengan cara yang lain. (Pendapat) inilah yang menurutku paling kuat dan paling dekat dengan kebenaran. Wallahua’lam.
( Sumber: www.alifta.net)


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Al Allamah Faqihuzzaman Muhammad Shalih Al’Utsaimin memberi nasehat yang begitu istimewa kepada para orangtua. Beliau rahimahullah berkata,
ينبغي أن يلقن الأبناء الأحكام بأدلتها،  فمثلا: إذا أردت أن تقول لابنك: سم الله على الأكل، وأحمد الله إذا فرغت; فإنك إذا قلت ذلك يحصل به المقصود، لكن إذا قلت: سم الله على الأكل، وأحمد الله إذا فرغت; لأن النبي صلى الله عليه وسلم أمر بالتسمية عند الأكل، وقال: ” إن الله ليرضى عن العبد يأكل الأكلة ويحمده عليها، ويشرب الشربة ويحمده عليها . إذا فعلت ذلك استفدت فائدتين:
الأولى: أن تعود ابنك على اتباع الأدلة.
الثانية: أن تربيه على محبة الرسول عليه الصلاة والسلام، وأن الرسول صلى الله عليه وسلم هو الإمام المتبع الذي يجب الأخذ بتوجيهاته، وهذه في الحقيقة كثيرا ما يغفل عنها; فأكثر الناس يوجه ابنه إلى الأحكام فقط، لكنه لا يربط هذه التوجيهات بالمصدر الذي هو الكتاب والسنة.
Hendaknya (para orang tua) mengajarkan anak-anak mereka hukum syariat disertai dengan dalilnya.
Sebagai contoh tatkala engkau mengatakan kepada anakmu,
“Sebutlah nama Allah ketika engkau akan makan (dengan membaca basmalah) dan pujilah Allah ketika engkau selesai makan (dengan membaca hamdalah)!”
Maka tatkala itu tercapailah maksud yang ingin engkau ajarkan.
Tetapi, jika engkau mngatakan,


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Kegombalan di Kalangan Aktivis Dakwah? Nih dia yang ditunggu-tunggu. Hehehe…
Hal yang sangat menarik salah satunya adalah menyimak romantika di dunia aktivis dakwah. Di antara sebegitu banyak yang memiliki komitmen perjuangan, ada juga beberapa yang suatu saat kadang tergelincir pada jebakan interaksi ikhwan-akhwat. Karena memiliki amanah yang sama, sesama pengurus harian lembaga, atau berada dalam satu bidang, bisa juga dalam satu kepanitiaan, membuat interaksi kerja menjadi lebih intens.
Intensitas hubungan kerja itu suatu saat dapat menumbuhkan benih-benih simpati atau bahkan cinta di antara ikhwan dan akhwat. Hal ini bisa jadi fenomena yang wajar, karena cinta kepada lawan jenis itu fitrah manusia, katanya. =====Tapi meski fitrah, tetap aja ada resikonya, terutama pada keikhlasan beramal, sehingga bila ada bibit riya’ dan ujub bisa menghanguskan pahala yang seharusnya didapat. Namun jika ternyata tidak dapat mencegah adanya perasaan seperti itu, ya harus berusaha menjaga keikhlasan, dan tetap simpati (simpan dalam hati). Apabila perasaan itu telah mewujud pada realisasi amal, baik lisan maupun perbuatan, maka tak ayal akan terjadi juga gombalisasi di sini.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Tiada yang dihasilkan oleh maksiat kecuali keburukan nasib, kegelapan hidup, dan sengsara dalam keabadian akhirat. Maksiat adalah pangkal celaka, sumber musibah, pokok dari segala kesialan. Siapa yang berada dalam gelimang maksiat, hidupnya akan susah, mati dalam keadaan buruk, dan dibangkitkan dalam keadaan amat mengenaskan.
Akan tetapi, orang-orang beriman adalah pribadi yang jauh dari maksiat. Mereka malu ketika hendak melakukan maksiat. Mereka segera meminta ampun kepada Allah Ta’ala saat lintasan maksiat mampir ke dalam otak.
Mengapa orang mukmin malu bermaksiat?


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more


Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu merinci bagaimanakah cara berbakti kepada kedua orang tua dengan benar sesuai petunjuk Nabi shallallahu’alaihi wasallam. Agar kita mendapatkan keberhasilan di dunia dan akhirat.
  • Berbicaralah kepada kedua orang tuamu dengan sopan jangan sekali-kali mengatakan uff (‘ah’ dan sejenisnya yang menunjukkan ketidaksukaan –pent.), dan janganlah membentak keduanya, tetapi berkatalah kepada keduanya dengan kata-kata yang mulia.
  • Taatlah kepada kedua kedua orang tuamu dalam perkara yang bukan maksiat karena tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam perkara bermaksiat kepada al-Khaliq.
  • Bersikap lemah lembutlah kepada kedua orang tua, jangan bermuka masam dan jangan memelototi mereka karena marah.
  • Senantiasa mendengarkan kata-kata mereka berdua, jagalah kehormatan dan harta keduanya, dan jangan mengambil sesuatu dari milik mereka berdua tanpa izin.
  • Berbuatlah sesuatu untuk menyenangkan keduanya walaupun tanpa mereka perintah seperti melayani, membelikan kebutuhan sehari-hari mereka dan menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Mabuk cinta adalah suatu jalan yang berbahaya, licin, tidak akan ada yang bisa menyelamatkan diri dari bahayanya kecuali Allah. Sudah banyak kurban yang berjatuhan dengan dampak negatif yang tak terhitung.
Orang yang terjangkiti virus mabuk cinta adalah orang yang paling sengsara, paling hina, paling disibukkan dan paling jauh dari Allah.
Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,”Sesungguhnya virus mabuk cinta hanya mewariskan kebodohan, merusak agama dan akhlak serta lalai terhadap urusan-urusan agama dan dunia yang jumlahnya berkali-kali lipat daripada jumlah sisi baiknya.”
Beliau rahimahullah juga berkata,
“Orang-orang yang kasmaran dengan gambar-gambar (porno) adalah orang yang paling berat siksaannya dan paing sedikit pahalanya. Hal ini dikarenakan orang yang kasmaran oleh gambar wanita dan hatinya selalu terpaut dan diperbudak dengan gambar tersebut, maka dalam dirinya terkumpul berbagai macam keburukan dan kerusakan yang tidak ada seorang pun mampu menghitungnya kecuali Allah. Walaupun pelakunya bisa selamat dari perbuata keji (seperti zina). Hatinya yang terus-menerus terpaut dengan gambar wanita tersebut dianggap lebih berbahaya daripada seseorang yang melakukan sebuah dosa kemudian bertaubat dan noda- noda dosanya bersih dari hatinya. Mereka tak ubahnya seperti orang-orang mabuk dan orang gila.” (Al Ubudiyyah, hal. 97)


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Membunyikan jari-jari tangan ketika shalat dilarangkarena dia termasuk perbuatan sia-sia yang mengganggu kekhusyuan dirinyasendiri dan orang lain. Ibnu Abbas radhiyallahu anhu pernah melarang syu’bahdari melakukan hal yang demikian.
صَلَّيْتُ إِلَى جَنْبِ ابْنِ عَبَّاسٍفَفَقَعْتُ أَصَابِعِي، فَلَمَّا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ قَالَ: لَا أُمَّ لَكَ،تُقَعْقِعُ أَصَابِعَكَ وَأَنْتَ فِي الصَّلَاةِ
“Aku pernah shalat disamping Ibnu Abbas, maka akumembunyikan jari-jari tanganku. Setelah shalat selesai, Ibnu Abbas berkata:“Celaka engkau, engkau membunyikan jari-jarimu sedangkan engkau sedangshalat?!” (HR. Ibnu Abi Syaibah dan dihasankan oleh Al-Albani)
Dan diriwayatkan dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam:
لَا تُفَقِّعْ أَصَابِعَكَ وَأَنْتَفِي الصَّلَاةِ
“Janganlah kamumembunyikan jari-jarimu sedangkan engkau sedang shalat” (HR. Ibnu Majah dengansanad yang lemah)


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
read more
Copyright © 2020.Junedi Ubaidilllah. Powered by Blogger.

Jumlah Pengunjung

Blog Archive

Anda Pengunjung Online

Followers