Beredar di media, video lagu kasidah Rodja TV bikinan kelompok yang mengajak kaum NU untuk ini dan itu. Liriknya berbahasa Madura. Panjangnya enam menit lebih.
Kalau didengar, cengkok lagu itu modifikasi dari lagu pujian ala NU Jawa sebelum iqomat shalat, berjudul “Ayo Sedulurku Podho Sholat Limang Wektu”… tetapi reffnya mirip lagu band Titik Sandhora-Muhsin (mungkin) berjudul “Mau Marah Silahkan”… Asal jangan kau putuskan cintaku…
Apakah saking cintanya warga NU kepada salafi hingga bikin kasidah menirukan lirik lagu “Mau Marah Silahkan”… Asal jangan kau putuskan cintaku…
Dikhabarkan, selain kasidah tersebut, masih ada yang lebih memprihatinkan lagi, yaitu video menyanyikan lagu yang sangat bertentangan dengan Islam. Umat Islam seharusnya menghidupkan sunnah, ketika minum hendaknya pakai tangan kanan. Namun nyanyian itu justru mengecam orang yang minum pakai tangan kanan, dengan disebut sebagai wahabi. Itupun masih diperagakan dengan minum pakai tangan kiri pula. Padahal dalam hadits, minum pakai tangan kiri itu cara minum syetan. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Maka sesungguhnya syetan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya.“ (HR Muslim). Na’udzubillahi min dzalik.

Keruan saja muncul komentar seepert berikut ini di facebook.
Deddy Darmawan Di Lagu yang lain (spt print screen ini), ditulis bahwa minum pakai tangan kanan = Wahabi. Dan dengan beraninya sambil nyanyi minum minuman kotak pakai tanan kiri. Seolah menantang Rasulullah dan syariatnya. Jelas-jelas menggunakan tangan kiri untuk minum dan makan itu tradisi setan, Rasulullah sudah menegaskan seperti itu. Dan banyak saudara2 kita muslim yang kidal sejak lahir, setelah tahu wajibnya makan pakai tangan kanan, mati-matian menggunakan tangan kanannya untuk khusus aktifitas makan dan minum. Maka tampak, mana yang sesungguhnya jahil (bodoh) mana yang haq.
Apakah seperti ini yang kamu banggakan Maula Syah? Kamu banggakan orang2 (yang nyanyi dengan) menghujat Rasulullah dengan (menyebut orang yang minum pakai tangan kanan sesuai perintah Rasulullah itu sebagai) wahabi? Ingatlah, Demi Allah, kami siap menjadi saksi2 atas kalian di yaumul akhir kelak terhadap hinaan terhadap Allah dan Rasul-Nya. Silahkan hina hujat terhadap orang2 yang berusaha keras berjalan di atas sunnah dengan wahabi, itu tidak apa2… Tapi janganlah hina Rasulullah dan agama ini. Apa bedanya anda dengan Charlie Hebdo? Semoga Allah memberi anda hidayah sebelum ajal menjemput.
Perhatikan dalil hadist ini, semoga dapat hidayah :
Diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahihnya, no. 2019, dari Jabir, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda,

لَا تَأْكُلُوْا بِالشِّمَالِ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَأْكُلُ بِالشِّمَالِ.

“Jangan kalian makan dengan tangan kiri, karena sesungguhnya setan makan dengan tangan kiri.“
Diriwayatkan oleh Muslim, no. 2020, dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَأْكُلْ بِيَمِيْنِهِ، وَإِذَا شَرِبَ فَلْيَشْرَبْ بِيَمِيْنِهِ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَأْكُلُ بِشِمَالِهِ وَيَشْرَبُ بِشِمَالِهِ.

“Jika salah seorang kalian makan hendaklah dia makan dengan tangan kanannya, dan jika minum hendaklah dia minum dengan tangan kanannya, karena sesungguhnya setan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya.“/ Deddy Darmawan / facebook.com/HartonoAhmadJaiz


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

0 Komentar:

Post a Comment

Are you bored? Play free casino games from any web browser. Open the online casino link for more.

Google

Blog Archive

Copyright © 2015.Junedi Ubaidilllah. Powered by Blogger.

Kalau bukan kalian, Siapa Lagi...?

Perjuanganmu dalam membela kebenaran, tidak akan bisa ditempuh kecuali melalui ujian dan gangguan dari manusia. Betapa para Nabi telah dibunuh, seperti halnya Yahya dan Zakaria, terusir seperti halnya Musa, dipenjara seperti halnya Yusuf, dan terasing, diboikot, dan diganggu secara fisik seperti halnya Sayyidul Anbiya’, Muhammad. Barulah kemudian kebenaran menang.

@AbdulazizTarifi
– Dr. Abdul Aziz Tharifi, ulama yang mengampu berbagai majelis di Riyadh Saudi Arabia, Kepala Bidang Riset dan Penelitian Kementerian Urusan Islam, KSA

Social Icons

Followers

Google+ Followers

Social Icons

Pengunjung

Follow by Email

Social Icons

Pengumuman

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.Segala Puji Hanya Milik Allah Subhanahu Wata'ala. Seluruh artikel,video dan lainnya pada blog ini di perbolehkan di sebarluaskan dengan tetap memperhatikan amanah ilmiah dan menyebutkan sumbernya. Jazaakumullahu khoiron

Free Visitor Counter

Popular Posts

Unordered List

Link

http://tentarakecilku.blogspot.com/

Pengunjung online