Bismillah. Ana (penulis) memcoba berbagi kisah dengan pembaca,bagaimana perjuangan seorang muslimah untuk mengenal islam lebih dalam. Simak berikut ini...
Menjadi manusia bermanfaat adalah impian setiap orang mungkin itulah yang membuat saya tetap mencari tentang KEBENARAN bukan hal yang sulit tetapi datang beruntun dengan ujian yang tak pernah orang lain tahu.
Saya seorang wanita dari sebuah dusun terpencil di ujung selatan pulau jawa terlahir dari sebuah keluarga dengan jumlah anak yang cukup besar,ayah dan ibu yang mendidik kami dengan sayang dan penuh toleransi merupakan dasar kami menjadi pribadi.Masalah kebersamaan adalah yang utama,yang sekarang melihat saya dengan keadaan seperti ini tidak akan percaya.Ayah saya adalah seorang paranormal yang sangat terkenal di daerah kami,tamu-tamu ayah kebanyakan adalah para pejabat yang banyak di daerah kami,qadarullah bahwa kebenaran adalah benar dan batil tetap bathil,walau ayah berlumpur kemusyrikan dan karena ketidak tahuan saya akan ilmu yang haq ini hanya tahu bahwa islam adalah yang ngaji dan shalat,sering sekal pada waktu kecil saya bermain dengan salah satu anak seorang ulama yang sering disebut ulama ,walau kadang sambil menggendong tiga adik kecil saya sambil momong sering di jendela masjid kecil saya duduk diberanda mendengarkan pak kiai mengajari tajwid ke anak2 kampung sebaya dan biasa saya ikut sampai setelah ashar.pulang kerumah selalu banyak membantu orang tua dengan mempersiapkan segala keperluan ayah ketika ada tamu pulang,adalah ayah tercinta tahu saya suka main ke masjid beliau tidak melarang saya ikut mengaji bahkan bunda kami membelikan pakain baju kurung dan kerudung yang dipakai buat ngaji tiap maghrib sampai jam delapan malam,dan bila lebih dari jam sembilan pasti akan dapat pukulan keras.

Ayah walau keras tapi beliau sseorang yang sangat bijaksana dan selalu menanmkan untuk gemar membaca,tapi ujian meraka kedua orangtua saya bukan tidak ada adalah salah satu kakak yang membuat saya sampai dendam dalam hidup saya diwaktu remaja bahwa saya pasti bisa memuliakn mereka dan adik2 saya,masalah uang kakak saya itu gemar berjudi dan minum keras bila keinginan tidak terpenuhi kami yang jadi korban sampai pernah adik2 ada yng dianiaya dan bahkan dibunuh.
Perselisihan dan pasti Alhamdulillah dikasih kepandaian yang mungkin diatas teman rata2 dapat beasiswa disekolah yang bukan non muslim yang terdekat waktu itu sampai SMP . Lulus dari menengah keinginan yang mendorong untuk bekerja dan membantu orang tua melunasi hutang2 ke teman2. Dan dengan ujian beberapa tes akhirnya diterima di sekolah favorit di salah satu menengah negeri,disini mesti dilanjut dengan jarak perjalanan 20 KM,mungkin ongkos cuma cukup naik bus,dilakukan karena ibu dalam waktu yang lama karena sedihnya melihat terpeleset dan mesti masuk rumah sakit.
Pelajaran agama islam dan guru agamanya tidak adil bagi yang berjilbab raportnya pasti nilai agama sepuluh dalam hati saya waktu itu benarkah ini islam??guru matematika kami berjilbab tapi jilbab kecil pun kelakuan tidak  begitu mengesankan,tapi ada yang selalu membuat saya heran dengan guru bahasa inggris saya berjilbab lebar dan sangat angkuh dengan guru lelaki kami,ketika guru akuntansi kami yang ketika menduduki tingkat ketiga SMK itulah beliau mulai berjilbab dan kelakuan beliau sangat berubah dan saat kami lihat suaminya seorang pilot dengan celana cingkrang dan berjenggot lebat,seorang teman sebangku saya pernah menyeletuk ke saya bilang,
"bahwa suami dia mirip yang belajar di dekat rumah teman maksudnya pacar dia yang seorang non muslim. sering kalau pulang naik metromini saya lihat universitas itu yang baru saya tahu bermahnaj salaf.
Lulus dari sekolah Alhamdulilah keinginan saya sangat besar untuk mencari pekerjaan hingga saya bekerja di sukabumi-bogor-cianjur adalah tempatku menjadi sales dari sebuah perusahaan elektronik,tapi saya sangat miris karena dalam lingkup tempat yang religius tapi indah islam tak terlihat. perjalanan panjang jadi seorang sales ternyata tak mamapu membuatku jera bahkan pernah seorang teman sering mengejek melihst keadaan saya yang sangat tomboy,bahkan sangat jahiliyyah,dengan potongan rambut tidak beda dengan anak lelaki. Hingga pada suatu hari peringatan ALLAH sungguh indah,ketika sedang membereskan alat2 elektronik atasan saya yang tiba2,hendak mendhzalimi saya karena tidak ada yang bisa saya berbuat banyak terlihat termos air yang sangat panas saya siramkan ke atasan dan mengenai sebagian tubuh saya yang mungkin jadi cacat fisik yang menjadi peringatan indah,dan berhenti menjadi seorang sales setelah ayah waktu itu selau bernasehat,yang terpenting saya sehat,biarlah hutang itu akan beliau lunasi karena bagaimanapun saya adalah seorang wanita tidak baik bekerja dengan lingkup yang sangat berbahaya.
Bandung adalah tempat yang sangat rentan dengan islam,saya ikut kakak saya dan kakak ipar,tapi banyak cerita yang memang tidak bisa saya pungkiri,gersang yang tak terpenuhi,akhirnya berbekal hobbi yang suka dengan masalah kesehatan,kursus di jawa timur kurang lebih enam bulan dan dapat bekerja dan bisa membantu orangtua,walau awal2 pekerjaan yg masih berkumpul dengan orang kafir yang mempunyai sifat tercela suka menuduh saya yang tidak2, saya bertahan,dan sangat ingin membuktikan bahwa orang islam tidak seperti yg mereka tuduhkan. Liburan saya sering diajak sama teman2 ke diskotik dan hingar bingar kota besar tapi ada hal yang sangat aneh saya pasti tertidur pulas disana,dan jadi percekcokan dengan teman2 dan dijauhi.
Kegemaran membaca saya tak pernah pudar dan pencarian kebenaranpun dimulai disini sering beli buku2 islam bahkan banyak hal dan perjumpaan saya dengan seorang wanita kulit hitam dari turki membuatku terkesan.dimana sebelum pertemuan adalah hidayah itu dimulai seorang tomboy seperti saya berjilbab dan bersumpah dengan berjilbab gaul waktu itu akan saya buktikan bahwa saya seorang muslimah yang cantik. suatu malam diujung ramadhan yang dingin disaat kepenatan,terdengar suara orang yang membangunkan saya,untuk tahajjud dan saat itu males buat sahur,akan tetapi tiba2 terdengar suara adzan dan terdengaar seorang tadabur ayat terdengar jelas dan menyangkut dikepala terngiang saat itulah sayaa bersikeras ingin tahu ayat apakah itu tapi setelah saya beli asbabul Qur'an dan kisah perjalanan Rasulullah Shallallahu;alaihi wa sallam baru tahu ayat itu aadalah al imran ayat 200.
$ygƒr'¯»tƒ šúïÏ%©!$# (#qãYtB#uä (#rçŽÉ9ô¹$# (#rãÎ/$|¹ur (#qäÜÎ/#uur (#qà)¨?$#ur ©!$# öNä3ª=yès9 šcqßsÎ=øÿè? ÇËÉÉÈ  
200. Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.


karena saat itulah saya masih haid dan kerudung entar saja,bila ada uang,tapi Allahu Akbar ketika disenja hari ke enam puasa syawal saya bekerja dan pulang pada waktu berbuka dan tak ada permen atau uang satu senpun hanya sebuah kartu bus tinggal cukup untuk pulang dan sisa bisa beli satu permen. itu ada semacam supermarket kecil dan bisa pakai kartu bus tersebut dan harga sisa bisa buat pulang,tapi pas saya hendak menggesekkan kartu itu,Masyaa Allah terjatuh tepat diatas uang yang sangat besar (satu juta),dan orang disekiling saya malah nyuruh disimpan uang besar itu takut direbut orang. karena takut saya bagi dua yang separuh saya taruh dikotak amal dan saya diamkan uang tersebut tapi adalah qadarullah tiba2 saya jatuh sakit mata yang sangat aneh sekali sampai mimpi aneh berada di Mekahh dan bertemu seorang syaikh dengan memberi secarik ayat al Qur'an yang saya tahu itu adalah surat al hadiid.dan ketika saya pakai kerudung saya itulah sering dimarahi ama atasan dan kalau sampai sakit dimusim panas akan diPHK.tapi sayang Allah lebih dahsyat dan saya sanggupi tantangan itu sambil tetap belajar tapi sayang yang saya ikuti adalah kajian orang sufi yakni pendalaman kitab Al Hikam.
Baiklah saya teruskan disaat perjalanan siap berangkat kerja ada lihat orang turki yg berkulit hitam tapi kerudungya panjang sekali bahkan banyak dicibir orang tidak cantik tapi aneh,dan pertemuan kami dimasjid dengan beliau itulah sebelum beliau ke mesir memberi sebuah buku kecil yg dalam bahasan inggris terjemahan tahu buku apa itu ?dan saya tahu settelah masuk islam ternyata buku aqidah karanga syaikh muhammad abdul wahab. dan makin coba pahami arti buku itu banyak jadi pertentangan dengan buku2 tasawuf yang saya pelajari,dan dalam kebimbangan itu adalah sebuah buku dari ibnu qayyim al jauzi,mulailah saya bertanya banyak hal dan mulailah berkenalaan dengan FB,dimanaa saya anti sekali berteman dengan ikhwan,tapi ketika seorang teman menyarankan seorang pemilik grup dimana beliau serang ikhwan akhirnya saya confirmasi.
Dan atas ijin Allah sejak pki kerudung dimusim panas kulit saya tak berkeringat tetap.kering cuma wajah,yg ada basah tapi sejuk,Allahu Akbar,
Sumber : AM
Bersambung  insya allah...


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

0 Komentar:

Post a Comment

Copyright © 2019.Junedi Ubaidilllah. Powered by Blogger.

Jumlah Pengunjung

Follow by Email

Blog Archive

Anda Pengunjung Online

Followers