Tayamum adalah sebagai pengganti dari bersuci dengan wudhu dan mandi. Tayamum ini perlu dipahami apalagi ketika tidak mendapati air. Sekarang ini kita akan melihat 6 sebab yang menyebabkan kita boleh bertayamum.
Sayyid Sabiq rahimahullah mengatakan bahwa ada 6 sebab yang menyebabkan seseorang boleh tayamum, ringkasnya adalah:
  1. Jika tidak mendapati air atau ada air namun tidak cukup untuk bersuci (wudhu atau mandi
  2. Jika ada luka atau sakit dan khawatir bila menggunakan air.
  3. Cuaca yang amat dingin dan menurut sangkaan kuat amat bahaya jika tetap menggunakan air. Namun dengan syarat, air tersebut tidak mampu dipanaskan walau dengan membayar atau ia tidak mampu masuk ke dalam kamar mandi.
  4. Jika air begitu dekat namun tidak bisa menggunakannya karena khawatir padacelakanya diri, hilangnya harta atau kehormatan.
  5. Jika air terbatas dan dibutuhkan untuk minum atau kebutuhan mendesak lainnya.
  6. Jika mampu menggunakan air untuk wudhu atau mandi, akan tetapi khawatir jika digunakan malah keluar dari waktunya. Ketika itu bertayamum, kemudian shalat dan shalatnya tidak perlu diulangi.
Semoga Allah senantiasa memberi kita ilmu bermanfaat sehingga dapat memperbaiki ibadah kita.

Referensi: Shahih Fiqih Sunnah, Sayyid Sabiq, terbitan Muassasah Ar Risalah, cetakan ketiga, tahun 1430 H, 1/58-59

@ Ummul Hamam, Riyadh KSA
14 Dzulqo’dah 1432 H, 12/10/2011
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

0 Komentar:

Post a Comment

Are you bored? Play free casino games from any web browser. Open the online casino link for more.

Google

Blog Archive

Copyright © 2015.Junedi Ubaidilllah. Powered by Blogger.

Kalau bukan kalian, Siapa Lagi...?

Perjuanganmu dalam membela kebenaran, tidak akan bisa ditempuh kecuali melalui ujian dan gangguan dari manusia. Betapa para Nabi telah dibunuh, seperti halnya Yahya dan Zakaria, terusir seperti halnya Musa, dipenjara seperti halnya Yusuf, dan terasing, diboikot, dan diganggu secara fisik seperti halnya Sayyidul Anbiya’, Muhammad. Barulah kemudian kebenaran menang.

@AbdulazizTarifi
– Dr. Abdul Aziz Tharifi, ulama yang mengampu berbagai majelis di Riyadh Saudi Arabia, Kepala Bidang Riset dan Penelitian Kementerian Urusan Islam, KSA

Social Icons

Followers

Google+ Followers

Social Icons

Pengunjung

Follow by Email

Social Icons

Pengumuman

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.Segala Puji Hanya Milik Allah Subhanahu Wata'ala. Seluruh artikel,video dan lainnya pada blog ini di perbolehkan di sebarluaskan dengan tetap memperhatikan amanah ilmiah dan menyebutkan sumbernya. Jazaakumullahu khoiron

Free Visitor Counter

Popular Posts

Unordered List

Link

http://tentarakecilku.blogspot.com/

Pengunjung online